DNA Barcelona Mendominasi Peta Kekuatan Skuad Klub La Liga

Klub-klub La Liga Spanyol merekrut puluhan pemain jebolan akademi Barcelona untuk memperkuat komposisi skuad mereka pada musim kompetisi ini. Fenomena ini membuktikan kualitas luar biasa dari sistem pembinaan usia muda klub asal Catalan tersebut, bahkan saat mereka sedang memimpin klasemen di bawah asuhan Hansi Flick.
Laporan dari media Spanyol Mundo Deportivo menyatakan bahwa “bermain untuk Barcelona bukanlah perkara mudah karena tidak semua pemain bisa berkembang di skuad Blaugrana.” Ketatnya persaingan di tim utama membuat banyak talenta hebat terpaksa meninggalkan Camp Nou demi kelangsungan karier profesional mereka.
Dominasi Eks Barcelona di Berbagai Skuad Rival
Sebanyak 35 pemain yang pernah mengenakan seragam tim Catalan tersebut kini tersebar di hampir seluruh penjuru kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Hanya ada dua klub di liga yang tidak memiliki mantan pemain Barcelona di dalam skuad mereka musim ini, yaitu Racing Santander dan Elche.
Deportivo de La Coruna menjadi klub yang paling banyak menampung alumni Catalan dengan total enam pemain di skuad utama mereka. Beberapa nama populer seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Adama Traore, hingga talenta muda Casado yang berstatus pinjaman kini menjadi andalan utama klub tersebut untuk bersaing di papan tengah.
Real Betis dan Celta Vigo Penampung Bakat Terbaik
Klub Real Betis tercatat memiliki empat mantan pemain tim utama Barcelona dengan jalur karier unik yang bervariasi. Bek senior Marc Bartra naik kelas langsung dari akademi, Hector Bellerin sempat melanglang buana sebelum kembali, sedangkan Abde Ezzalzouli dan Junior Firpo datang melalui jalur transfer langsung.
Sementara itu, Celta Vigo juga mengoleksi empat alumni dengan nama besar seperti Ilaix Moriba yang dahulu bersinar di era Ronald Koeman serta bek berpengalaman Marcos Alonso. Selain itu, ada pula Ferran Jutgla dan bek kanan Alvaro Nunez yang sempat membela tim cadangan sebelum akhirnya memutuskan hengkang demi menit bermain reguler.
Eksodus Senyap Menuju Klub Papan Atas Spanyol
Manajemen Real Sociedad juga memanfaatkan situasi ini dengan mengamankan tanda tangan bek kanan muda Hector Fort serta bintang asal Jepang, Takefusa Kubo. Kubo sendiri terpaksa meninggalkan akademi La Masia pada tahun 2015 akibat sanksi transfer yang dijatuhkan oleh FIFA kepada Barcelona saat itu.
Rival abadi mereka, Real Madrid, bahkan memiliki satu pemain bertahan dengan latar belakang binaan akademi rival yaitu Marc Cucurella. Bek kiri tangguh tersebut sempat menimba ilmu selama beberapa tahun di tim junior sebelum akhirnya berkembang menjadi salah satu bek sayap paling konsisten di Eropa.
Langkah taktis juga diambil oleh Valencia yang kini diperkuat trio lulusan akademi Catalan seperti Iker Cordoba, Arnau Martinez, dan Sergi Canos. Keputusan para pemain ini untuk hengkang membuktikan bahwa kualitas didikan akademi Barcelona selalu memiliki daya tarik yang sangat tinggi bagi klub-klub elite Spanyol lainnya.

