Frankie Terry Meniti Jalan Sendiri di Balik Nama Besar Keluarga

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Frankie Terry kini mulai menunjukkan taji di skuad utama Colchester United. Meski menyandang nama besar keluarga dengan riwayat panjang di sepak bola Inggris, bek berusia 22 tahun ini berkomitmen untuk membangun kariernya secara mandiri melalui pengalaman di liga non-divisi sebelum menembus tim utama.

Warisan Keluarga dan Motivasi Diri

Sepak bola bukan sekadar hobi bagi Frankie, melainkan napas keluarga. Ayahnya, Paul Terry, adalah mantan pemain dan kini menjabat sebagai asisten pelatih di Leyton Orient. Selain itu, paman dari pihak ibu, Paul Konchesky, memiliki karier mentereng di Premier League, serta paman dari pihak ayah, John Terry, yang merupakan legenda Chelsea dan mantan kapten tim nasional Inggris.

Pemain Chelsea John Terry, paman Frankie Terry. Foto: GLYN KIRK/AFP

Dalam wawancaranya, Frankie mengungkapkan bahwa sosok-sosok tersebut adalah mentor utamanya. Ia mengatakan, “Dari sudut pandang saya, mereka hanyalah paman dan ayah saya, tetapi mereka adalah alasan besar mengapa saya ingin bermain sepak bola. Saya sering meminta saran kepada mereka dan belajar banyak. Mereka telah menjalani setiap bagian dari sepak bola dan tahu apa yang sedang saya alami.”

Perjalanan Karier dan Pematangan Mental

Menjadi bagian dari Colchester United sejak usia 15 tahun, Frankie tidak langsung mendapat tempat istimewa. Ia ditempa melalui masa peminjaman untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya. Pengalamannya dimulai saat dipinjamkan ke Maldon dan Tiptree, sebelum kemudian melangkah ke National League South bersama Chelmsford City.

Di Chelmsford, kualitasnya mulai diakui dengan raihan gelar Pemain Muda Terbaik pilihan suporter pada musim 2022/2023. Frankie mengaku bahwa ia menikmati seni bertahan yang kental dengan ciri khas bek Inggris klasik, namun tetap mencoba beradaptasi dengan tuntutan bek tengah modern yang piawai dalam membangun serangan dari lini belakang.