Inter Miami Dalam Bidikan Investigasi MLS Terkait Transfer Casemiro

Inter Miami Dalam Bidikan Investigasi MLS Terkait Transfer Casemiro
zoom-in-whitePerbesar

Major League Soccer secara resmi meluncurkan investigasi terhadap Inter Miami terkait dugaan pelanggaran aturan transfer dalam proses perekrutan gelandang asal Brasil, Casemiro. Pengumuman ini muncul hanya selang beberapa saat setelah pihak klub meresmikan kedatangan mantan bintang Manchester United tersebut, yang dikontrak hingga akhir musim 2027 dengan opsi perpanjangan hingga 2029.

Polemik Discovery Rights dan Aturan Liga

Investigasi ini berfokus pada mekanisme discovery rights, sebuah regulasi unik dalam MLS yang memberikan hak prioritas kepada klub untuk merekrut pemain tertentu sebelum mereka bergabung dengan liga. Los Angeles Galaxy diketahui memegang hak tersebut atas nama Casemiro sebelum akhirnya mencapai kesepakatan kompensasi dengan Inter Miami.

MLS menyatakan bahwa mereka tengah mengumpulkan seluruh informasi relevan terkait transaksi ini. Pihak liga menegaskan bahwa ketentuan detail mengenai hak prioritas tersebut baru akan diungkapkan secara publik setelah proses peninjauan pelanggaran selesai dilakukan.

Komentar David Beckham dan Rekam Jejak Klub

Sebelum badai investigasi ini mencuat, salah satu pemilik Inter Miami, Sir David Beckham, menyambut hangat kedatangan pemain peraih lima gelar Liga Champions tersebut. Beckham menyatakan, “Dia adalah seorang pemenang yang telah meraih banyak hal dalam dunia sepak bola, dan setelah karier yang luar biasa bersama Real Madrid dan Manchester United, saya sangat senang dia memutuskan untuk menjadikan Miami sebagai rumah barunya.”

Ini bukan kali pertama Inter Miami berhadapan dengan otoritas liga terkait administrasi transfer. Pada tahun 2021, klub tersebut sempat dijatuhi denda sebesar 2 juta dolar Amerika Serikat karena pelanggaran aturan gaji pemain saat mendatangkan Blaise Matuidi. Saat itu, liga menilai Miami telah melampaui kuota pemain yang diperbolehkan untuk mendapatkan pengecualian gaji, yang secara efektif melanggar batasan salary cap yang berlaku di MLS.