Man City Tolak Tawaran Baru Barcelona untuk Rodri

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rodrigo Hernandez alias Rodri dianugerahi
trofi Ballon d'Or 2024 di Chatelet Theatre,
Prancis, Selasa (29/10) dini hari WIB.
zoom-in-whitePerbesar
Rodrigo Hernandez alias Rodri dianugerahi trofi Ballon d'Or 2024 di Chatelet Theatre, Prancis, Selasa (29/10) dini hari WIB.

Raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City, dikabarkan telah menolak tawaran terbaru senilai 55 juta poundsterling dari Barcelona untuk gelandang veteran mereka, Rodri. Langkah ini menegaskan sikap tegas kubu Etihad Stadium yang enggan melepas sang pemain dengan harga murah, meskipun kontraknya kini telah memasuki tahun terakhir.

Di saat yang sama, manajemen Manchester City justru telah menyepakati penjualan gelandang lainnya, Tijjani Reijnders, ke klub Arab Saudi, Al Qadsiah. Dinamika transfer yang cepat ini berpotensi merombak total komposisi lini tengah skuad asuhan Pep Guardiola menjelang penutupan bursa transfer musim panas.

Negosiasi Alot Barcelona demi Memboyong Rodri

Ketertarikan Barcelona terhadap kapten tim nasional Spanyol tersebut bukan rahasia lagi, namun upaya mereka terus menemui jalan buntu. Sebelum penawaran sebesar 55 juta poundsterling ini dilayangkan, klub asal Catalan tersebut sudah sempat mengajukan proposal awal sebesar 40 juta poundsterling yang langsung mentah-mentah ditolak oleh pihak Manchester City.

Manajemen Manchester City dilaporkan hanya bersedia membuka negosiasi jika ada klub yang berani membayar minimal 60 juta poundsterling untuk pemain berusia 30 tahun tersebut. Meski enggan kehilangan pilar pentingnya, juara bertahan Liga Inggris tersebut kabarnya tidak akan menghalangi kepergian sang midfielder jika ia secara pribadi meminta untuk hengkang.

Kesepakatan Transfer Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah

Kejutan besar terjadi ketika Manchester City justru mencapai kata sepakat dengan klub Saudi Pro League, Al Qadsiah, untuk transfer Tijjani Reijnders. Pemain yang baru didatangkan dari AC Milan pada musim panas lalu itu dilepas dengan mahar transfer mencapai 51 juta poundsterling setelah menyatakan minatnya untuk mencari tantangan baru di Timur Tengah.

Kehilangan Reijnders dan potensi kepergian Rodri memaksa Manchester City bergerak cepat di pasar transfer untuk mencari suksesor yang sepadan. Saat ini, fokus radar transfer mereka langsung mengarah pada dua target utama, yakni Enzo Fernandez dari Chelsea dan talenta muda milik Lille, Ayyoub Bouaddi.

Strategi Finansial City untuk Merekrut Enzo Fernandez

Chelsea dilaporkan telah memberikan tenggat waktu yang sangat ketat bagi Manchester City untuk segera menebus Enzo Fernandez dengan nilai fantastis sebesar 120 juta poundsterling. Penjualan Reijnders, ditambah dana segar dari pelepasan James Trafford serta kepindahan Nathan Ake ke Turki, membuat neraca keuangan klub dalam posisi yang sangat sehat untuk bermanuver.

Analis sepak bola, James Savundra, memaparkan bagaimana penjualan pemain ini memengaruhi peta transfer klub. Ia menjelaskan, “Kabar tentang Tijjani Reijnders berarti Man City melakukan penjualan besar lainnya, mereka menghasilkan lebih dari 100 juta poundsterling dalam transfer window ini jika menghitung kepergian James Trafford dan beberapa penjualan kecil lainnya, seperti Nathan Ake yang pergi ke Turki. Ini berarti mereka berada dalam posisi yang lebih baik dalam hal negosiasi dan sisa uang yang bisa mereka belanjakan. Jika mereka mendapatkan uang besar dari penjualan Rodri, gabungan angka 70 juta poundsterling dengan 50 juta poundsterling akan menghasilkan 120 juta poundsterling, jumlah yang diinginkan Chelsea untuk Enzo Fernandez!”