Misi Ambisius Argentina Pertahankan Mahkota Juara Dunia Bersama Lionel Messi

Gak pake lama, supersub hadir bawa info dan gosip bola internasional yang perlu kalian tahu.
Tulisan dari Supersub tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar mempertahankan gelar juara yang mereka raih di Qatar tiga setengah tahun silam. Dipimpin Lionel Messi yang kini berusia 38 tahun, La Albiceleste bertekad menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu menjuarai turnamen ini secara beruntun. Meski usia Messi telah bertambah, performa gemilangnya bersama Inter Miami menjadi sinyal bahwa ia tetap menjadi ancaman nyata bagi lawan-lawan Argentina di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Konsistensi Taktis Era Lionel Scaloni
Di bawah asuhan Lionel Scaloni, Argentina telah membangun identitas permainan yang sangat konsisten dengan penguasaan bola yang dominan namun tetap efektif. Mereka tidak membuang waktu dalam membangun serangan dari belakang, melainkan lebih memilih aliran bola cepat ke tengah untuk dimanfaatkan oleh gelandang kreatif seperti Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister.
Strategi ini dirancang untuk menciptakan momen transisi cepat yang memanjakan Messi dan Julian Alvarez di lini depan. Selain itu, statistik kualifikasi menunjukkan bahwa Messi tetap menjadi pusat dari setiap pergerakan Argentina, memimpin dalam jumlah gol, assist, hingga peluang besar yang diciptakan sepanjang kampanye menuju turnamen.
Kekuatan Skuad dan Peluang di Fase Grup
Meskipun beberapa nama dari skuad juara 2022 seperti Angel Di Maria tidak lagi ambil bagian, Argentina tetap memiliki kedalaman skuad yang menakutkan. Di lini belakang, kombinasi Nicolas Otamendi, Cristian Romero, dan Emiliano Martinez di bawah mistar gawang menjadi fondasi utama yang diandalkan Scaloni untuk menjaga stabilitas tim.
Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania, yang membuat mereka dijagokan untuk melaju ke fase gugur dengan nyaman. Meski superkomputer Opta menempatkan Spanyol, Prancis, dan Inggris dengan peluang juara sedikit lebih tinggi, sejarah dan pengalaman juara yang dimiliki tim asuhan Scaloni menjadikan Argentina sebagai penantang serius yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam perburuan trofi di New Jersey nanti.
