Portugal Dedikasikan Perjuangan Piala Dunia untuk Mendiang Diogo Jota
Tulisan dari Supersub tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim nasional Portugal mempersembahkan kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia dalam ajang Piala Dunia 2026 sebagai penghormatan mendalam bagi mendiang Diogo Jota. Sang penyerang yang wafat setahun lalu dalam kecelakaan tragis itu tetap menjadi inspirasi utama bagi skuad asuhan Roberto Martinez yang kini melaju ke babak 16 besar.
Momen Emosional Cristiano Ronaldo dan Skuad Portugal
Usai peluit panjang dibunyikan di Toronto, kapten Cristiano Ronaldo memimpin rekan-rekannya dengan mengenakan jersei bernomor punggung 21 milik Jota. Momen mengharukan terjadi saat seluruh anggota tim berdiri bersama sambil mengangkat jersei tersebut ke udara sebagai simbol persatuan dan kenangan bagi mendiang rekan setim mereka.
Sebelum pertandingan dimulai, gambar Jota juga sempat ditampilkan di layar raksasa stadion saat lagu kebangsaan berkumandang, yang disambut riuh dukungan emosional dari para suporter. Roberto Martinez, pelatih Portugal, menegaskan bahwa timnya mengusung misi mulia di turnamen ini. “Diogo adalah matahari dan cahaya bagi kami. Kami ingin memenangkan Piala Dunia ini untuknya,” ujar Martinez.
Persahabatan Abadi di Luar Lapangan
Duka mendalam juga dirasakan oleh para pemain secara personal, termasuk Ruben Neves yang mengaku masih menjaga komunikasi melalui grup WhatsApp yang pernah mereka bangun bersama. Meskipun Jota telah tiada, kenangan akan sosoknya tetap hidup kuat di dalam ruang ganti tim nasional.
“Saya masih sering berbicara dengannya. Kami memiliki grup WhatsApp bersama Rute dan Diogo, dan itu masih ada di sana. Setiap kali sesuatu yang istimewa terjadi, saya mengirimkan pesan kepadanya melalui arsip percakapan tersebut,” ungkap Neves kepada media lokal.
Simbol Inspirasi dan Penghormatan Resmi
Jota, yang mencatatkan 49 penampilan dan 14 gol untuk timnas Portugal, kini menjadi simbol harapan bagi negaranya. Penghormatan tidak hanya datang dari pemain, tetapi juga dukungan pemerintah melalui pemberian gelang khusus yang dikenakan oleh seluruh pemain di lapangan.
Gelang yang diberikan oleh Perdana Menteri Luis Montenegro ini mencantumkan nama seluruh anggota skuad beserta nama Diogo Jota. Gelandang Vitinha menjelaskan bahwa kehadiran nama Jota pada gelang tersebut adalah pengingat konstan bahwa ia selalu hadir di setiap laga, membawa semangat juang yang tak pernah padam bagi seluruh anggota tim.

