Raphinha Cetak Hat-trick, Barcelona Hajar Sevilla 3-1

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raphinha merayakan gol pertama Barcelona saat melawan Feyenoord.
zoom-in-whitePerbesar
Raphinha merayakan gol pertama Barcelona saat melawan Feyenoord.

Barcelona terus menunjukkan keperkasaan mereka di panggung domestik setelah berhasil mengandaskan perlawanan sengit Sevilla dengan skor telak 3-1 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Di bawah asuhan pelatih dingin Hansi Flick, klub Catalan tersebut sukses menyapu bersih tujuh laga awal musim ini dengan kemenangan, sekaligus mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen sementara La Liga.

Bintang asal Brasil, Raphinha, menjadi pahlawan utama berkat torehan tiga golnya yang membalikkan keadaan setelah Barcelona sempat tertinggal lebih dulu. Kemenangan fantastis ini membuktikan mentalitas juara skuad muda Blaugrana yang tetap tenang meski berada di bawah tekanan pendukung tuan rumah.

Kebangkitan Kilat Skuad Asuhan Hansi Flick

Bermain di markas Sevilla bukanlah perkara mudah, dan hal itu terbukti ketika gawang Barcelona kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-19 lewat aksi Youssouf Fofana. Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama karena mental baja armada Hansi Flick langsung bereaksi cepat untuk membalas.

Hanya berselang tiga menit dari gol pembuka Sevilla, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat sepakan akurat Raphinha yang memanfaatkan umpan matang dari bek serbabisa, Andreas Christensen. Gol penyama kedudukan ini mengubah jalannya pertandingan, membuat Barcelona memegang kendali penuh atas penguasaan bola dan mendikte sisa jalannya laga dengan sangat dominan.

Eksperimen Sempurna Raphinha Sebagai Striker Tengah

Keputusan melepas Robert Lewandowski dan Ferran Torres pada bursa transfer musim panas lalu sempat memicu kekhawatiran publik, namun Hansi Flick berhasil menemukan solusi brilian dengan menempatkan Raphinha sebagai penyerang tengah. Pemain yang biasa beroperasi melebar ini justru tampil sangat mematikan dalam peran barunya sebagai number nine bayangan di lini depan.

Dalam pertandingan ini, penyerang tajam asal Brasil tersebut menambah dua gol lagi pada babak kedua untuk melengkapi catatan hat-trick sensasionalnya yang kini membawa koleksi golnya menjadi 12 gol dari tujuh penampilan liga. Performa luar biasa ini juga menandai pencapaian langka di mana ia sukses mencetak dua treble beruntun dalam waktu hanya 72 jam, setelah sebelumnya mengoyak gawang Racing dalam kemenangan telak 7-2.

Hingga saat ini, mantan pemain Leeds United tersebut telah membukukan total 14 gol dan tiga assist hanya dari delapan pertandingan di seluruh kompetisi musim ini. Ketajamannya kian ditunjang oleh performa apik Lamine Yamal di sektor sayap yang menyumbang dua assist krusial bagi gol-gol sang penyerang sepanjang pertandingan malam itu.

Ketangguhan Lini Belakang dan Debut Manis Livakovic

Selain tajam di lini serang, Barcelona juga memperlihatkan organisasi pertahanan yang luar biasa kokoh meski harus kehilangan Andreas Christensen yang ditarik keluar akibat cedera paha pada babak kedua. Lini belakang yang dikawal ketat oleh duet bek muda Pau Cubarsi dan Eric Garcia tampil sangat disiplin dalam meredam setiap skema serangan balik cepat Sevilla.

Pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi penjaga gawang anyar, Dominik Livakovic, yang melakoni debutnya dengan seragam Barcelona dan langsung menyajikan performa penuh rasa percaya diri di bawah mistar gawang. Kiper tangguh tersebut sukses melakukan beberapa penyelamatan penting yang membuat para penyerang Sevilla frustrasi dan gagal mencetak gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.

Jadwal Padat Menanti sang Pemimpin Klasemen

Dengan kemenangan penting ini, Barcelona kini duduk nyaman di puncak klasemen sementara domestik dengan raihan 21 poin sempurna dari tujuh pertandingan. Hansi Flick kini memiliki tugas penting untuk mengevaluasi kondisi fisik skuadnya, terutama memantau tingkat keparahan cedera paha yang dialami oleh Christensen agar bisa segera pulih.

Jadwal padat pasca-jeda internasional sudah menanti, di mana Barcelona akan kembali berlaga di kompetisi domestik melawan Getafe pada 10 Oktober mendatang. Tiga hari berselang, fokus mereka akan langsung terbagi ke pentas Eropa demi mempersiapkan bentrokan krusial melawan raksasa Turki, Galatasaray, dalam lanjutan fase grup kompetisi bergengsi Champions League.