Zinedine Zidane Sebut Ousmane Dembele Pemimpin Baru Prancis Tanpa Ban Kapten

Pelatih tim nasional Prancis Zinedine Zidane menunjuk Ousmane Dembele sebagai pemimpin baru skuad Les Bleus menjelang laga krusial UEFA Nations League melawan Belgia pekan ini.
Zidane mengambil langkah berani ini setelah kapten utama, Kylian Mbappe, harus absen akibat cedera lutut kiri. Dembele dinilai memiliki pengaruh besar di ruang ganti meskipun dirinya tidak mengenakan ban kapten secara resmi selama turnamen berlangsung.
Kepemimpinan Alami Ousmane Dembele Tanpa Ban Kapten
Zidane secara terbuka memberikan pujian setinggi langit kepada bintang Paris Saint-Germain tersebut. Menurut sang pelatih, kepribadian hangat dan pengalaman panjang yang dimiliki Dembele menjadikannya sosok panutan alami bagi para pemain muda di dalam tim nasional Prancis saat ini.
“Untuk saya, Dembele sudah menjadi seorang pemimpin,” ujar pelatih Les Bleus tersebut. Ia menambahkan bahwa sang pemain tetap menjalankan peran kepemimpinan tersebut dengan sangat baik walaupun bukan kapten resmi, selalu mendukung rekan setimnya, dan memiliki komitmen luar biasa yang harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh tim.
Eksperimen Taktis Zidane Tanpa Kylian Mbappe
Kehilangan Mbappe memaksa Zidane memutar otak guna meracik strategi lini serang yang baru saat menghadapi Belgia di Brussels nanti. Selain mengandalkan Dembele di posisi sayap seperti peran regulernya di Paris Saint-Germain, Zidane juga mempersiapkan opsi pemain muda potensial lainnya.
Dua nama talenta muda, Desire Doue dan Bradley Barcola, menarik perhatian besar sang pelatih karena memiliki kecepatan serta dinamisme yang sangat tinggi di sektor sayap. Di sisi lain, Zidane juga memproyeksikan Rayan Cherki untuk mengisi peran krusial di lini tengah karena kemampuan istimewanya dalam menerima bola di sela-sela garis pertahanan lawan serta mengirimkan umpan-umpan vertikal yang mematikan.
Tantangan Berat Melawan Belgia dan Pesan Emosional Zidane
Pertandingan melawan Belgia diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi Prancis meskipun mereka baru saja memetik kemenangan tandang atas Turki. Belgia dinilai memiliki skuad yang sangat solid dengan materi pemain individu berkualitas tinggi, terlebih mereka akan diarsiteki oleh Mark van Bommel, mantan rival tangguh Zidane saat masih aktif bermain dahulu.
Di tengah ketatnya persaingan kompetisi, pelatih berusia 54 tahun tersebut juga menyelipkan pesan emosional agar para pemainnya menikmati setiap momen mengenakan seragam tim nasional. “Sepak bola berlalu dengan cepat. Saya sekarang berusia 54 tahun dan tidak bisa bermain lagi, jadi saya katakan kepada mereka untuk menikmati momen ini, karena waktu akan berjalan sangat cepat,” pungkas Zidane menutup pernyataannya.

