Kehilangan Memori Jangka Pendek
Tulisan dari Surya Wiralegawa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Permasalahan ini saya ambil karena merupakan salah satu kegelisahan masyarakat yang sering kali terjadi sehari-hari. Tapi tahu tidak hal-hal mengenai kehilangan memori jangka pendek itu? Lebih lanjutnya akan dibahas di dalam artikel ini.

Lantas apasih Memori Jangka Pendek itu? Jadi memori jangka pendek itu adalah informasi yang dipikirkan saat ini atau disadari oleh seseorang. Ini juga disebut sebagai “Working Memory”. Peristiwa yang baru terjadi dan data sensorik suara disimpan dalam memori jangka pendek. Memori jangka pendek sering mencakup peristiwa selama periode mana saja dari 30 detik hingga beberapa hari. Namun, kemampuan otak manusia untuk meyimpan memori jangka yang pendek menjadi terbatas.
Informasi baru mengeluarkan dan mengganti memori jangka pendek yang ada di dalam otak. Sementara itu ingatan jangka panjang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dan berisi hal seperti fakta, ingatan pribadi atau nama-nama orang yang mungkin harus diingat. Memori jangka pendek itu terjadi pada bagian otak yang bernama lobus frontal dari korteks serebral. Kemudian, informasi ini berhenti di hippocampus. Berikutnya, ingatan dipindahkan ke area korteks serebral yang terlibat dalam bahasa dan persepsi untuk penyimpanan permanen.
Lalu apa itu gangguan memori jangka pendek? Ketika manusia mengalami gangguan memori jangka pendek. Seseorang tersebut dapat mengingat sebuah kejadian yang telah lampau 5 tahun lamanya namun tidak mampu untuk mengingat detail apa yang telah terjadi 5 menit sebelumnya. Biasanya orang-orang yang seperti ini dikatakan sebagai orang yang pikun atau orang yang pelupa. Orang yang pelupa seperti ini bisa ada di usia yang beragam mulai dari anak-anak sampai yang paling sering adalah orang tua. Biasanya orang yang mengalami Gangguan memori jangka pendek ini mempunyai gejala-gejala seperti:
Menanyakan hal yang sama terus-menerus.
Lupa meletakkan sesuatu
Lupa apa yang baru saja terjadi
Lupa apa yang baru saja dibaca, dilihat, diucap, didengar.
Jadi gangguan ini adalah suatu hal yang merisihkan, karena dalam waktu yang singkat kita dapat melupakan sesuatu. Sebenarnya gangguan ini tidak boleh dianggap remeh. Kenapa? Karena beberapa penyebab hilangnya memori jangka pendek ini yang berhasil saya kutip dari web cukup parah juga. Berikut adalah penyebab hilangnya memori jangka pendek menurut SehatQ.com :
Penuaan
Demensia
Tumor Otak
Pendarahan atau penyumbatan darah di otak
Cedera Kepala
Infeksi didalam atau disekitar otak
Gangguan mental seperti depresi atau cemas berlebih
Penyalahgunaan substansi seperti obat-obatan terlarang
Stress
Penyakit Parkinson’s disease, Alzheimer
Kurang asupan vitamin dan mineral
Kurang tidur
Konsumsi obat antikejang atau kecemasan
PTSD (Post-traumatic stress disorder)
Beberapa penyebab gangguan ini juga ada yang bersifat progresif atau yang artinya akan memburuk dari waktu ke waktu. Beberapa contohnya seperti orang yang mendertia Parkinson’s disease, Huntington’s disease, dan Alzheimer. Untuk informasi sejauh ini belum ada obat-obatan yang dapat menyembuhkan gangguan yang meresahkan ini. Namun beberapa perawatan medis dapat meredakan gejalanya.
Ada beberapa cara untuk meredakan gangguan ini tergantung pada penyebabnya. Beberapa penanganan medis yang bisa dilakukan adalah seperti berikut ini :
Operasi, kemoterapi, atau radiasi untuk tumor otak
Obat untuk mengatasi penyumbatan darah
Operasi untuk mengatasi pendarahan otak
Terapi kognitif untuk cedera kepala
Terapi untuk masalah mental
Mengganti pengobatan yang dikonsumsi
Suplemen nutrisi
Rehabilitasi untuk penyalahgunaan substansi berbahaya
Pada sebagian besar masalah gangguan memori jangka pendek, gangguan ini akan membaik setelah penyebabnya diobati. Selain pengobatan dan prosedur medis, ada beberapa cara lain yang dapat kamu lakukan untuk memperbaiki kondisi ini. Contohnya seperti :
Mengkonsumsi makanan yang mengandung B12
Mengkonsumsi Minyak ikan
Mengkonsumsi zat kurkumin yang berasal dari kunyit
Tidur yang cukup
Rajin aktivitas fisik
Mengkonsumsi makanan yang bergizi
Menerapkan gaya hidup yang minimalis untuk mengurangi distraksi
Membuat jadwal kegiatan untuk membantu mengingat
Melakukan aktivitas untuk melatih kesehatan otak (asah otak)
Banyak sekali cara mudah untuk mengurangi gangguan memori jangka pendek ini. Untuk yang tidak mengalami gejala-gejala yang terlalu parah mungkin dapat dimaklumi karena pada dasarnya orang pasti akan pernah melakukan yang namanya lupa. Namun ketika sudah terlalu parah seperti sering lupa, ini dapat atau boleh dicek ke dokter karena takutnya orang tersebut memiliki penyakit-penyakit yang berhubungan dengan otak yang menyebabkan sering lupa. Untuk kita yang masih muda ayo mari kita jaga kesehatan otak kita. Karena otak adalah komponen penting dalam hidup kita. Kita tidak mau kan dikatain sebagai orang yang pikun, pelupa, dll. Kita rawat kesehatan otak kita dengan cara yang paling sederhana.

