Konten dari Pengguna

Disnakertrans Kepri sampaikan Program Padat Karya 2026

Suryadi Kangboi

Suryadi Kangboi

Head of Training and Job Placement Division at the Department of Manpower and Transmigration of Riau Islands Province

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Suryadi Kangboi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Disnakertrans Kepri publikan secara maksimal program padat karya 2026
zoom-in-whitePerbesar
Disnakertrans Kepri publikan secara maksimal program padat karya 2026

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau turut menyosialisasikan pembukaan Program Bantuan Padat Karya Reguler Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan lingkungan secara partisipatif melalui kegiatan padat karya di daerah.

Berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, pendaftaran bantuan dibuka mulai 30 April hingga 16 Mei 2026 melalui laman bizhub.kemnaker.go.id.

Program Padat Karya Reguler 2026 diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Masyarakat diimbau agar berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan program pemerintah dan meminta sejumlah uang dalam proses pendaftaran.

Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilaksanakan melalui program padat karya di antaranya pembangunan jalan rabat beton, pemasangan paving block, pengerasan jalan, pembangunan tanggul penahan tanah, saluran air lingkungan, hingga irigasi tersier untuk kawasan persawahan.

Suryadi, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kepulauan Riau mengatakan program tersebut sangat penting dalam mendukung perluasan kesempatan kerja berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Program padat karya ini bukan hanya membuka peluang kerja sementara bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap pembangunan lingkungan dan peningkatan produktivitas warga. Program seperti ini sangat dibutuhkan, terutama untuk mendorong masyarakat lebih mandiri dan aktif dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan melakukan pendaftaran melalui jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi palsu maupun pungutan liar. Program ini gratis tanpa dipungut biaya dan menjadi peluang yang baik bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam kegiatan produktif,” tambahnya.

Disnakertrans Kepri berharap program ini mampu membantu mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.