Jemari Kerja Hadir, Wagub Kepri Ajak Pemuda siapkan Kompetensi

Head of Training and Job Placement Division at the Department of Manpower and Transmigration of Riau Islands Province
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Suryadi Kangboi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus memacu digitalisasi penyerapan tenaga kerja. Melalui platform terpadu bernama "Jemari Kerja", akses lowongan kerja dan pelatihan kini diintegrasikan secara digital, agar lebih cepat menjangkau angkatan kerja muda di Kepri.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam menangkap peluang industri yang terus berkembang di wilayah Kepri.
Ia berharap pencari kerja di Kepulauan Riau tidak hanya menunggu peluang, tetapi juga proaktif meningkatkan keahlian agar mampu bersaing mengisi lowongan yang tersedia.
"Kompetensi pencari kerja harus terus ditingkatkan agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Kami mengimbau anak-anak muda Kepri untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan dan lowongan kerja yang tersedia di aplikasi Jemari Kerja ini," ujar Nyanyang.
Gandeng Industri Besar hingga Notifikasi Otomatis via WhatsApp
Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kepri, Suryadi, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi Jemari Kerja dirancang berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Pihaknya telah proaktif berdiskusi dan meminta masukan langsung dari kalangan industri terkait kriteria perekrutan tenaga kerja.
"Kami sudah menjaring masukan dari berbagai perusahaan dalam proses hiring, mulai dari sektor perhotelan seperti Santika hingga manufaktur dan industri seperti McDermott. Masukan ini penting agar kualifikasi yang dicari perusahaan benar-benar cocok dengan profil pencari kerja di Kepri," kata Suryadi.
Tak hanya berfungsi sebagai etalase lowongan, Jemari Kerja juga dilengkapi teknologi otomasi yang mempercepat proses seleksi. Salah satu fitur unggulannya adalah sistem undangan langsung kepada kandidat yang memenuhi kualifikasi.
"Aplikasi ini memiliki fitur otomatis yang langsung mengirimkan undangan seleksi kepada kandidat yang cocok via WhatsApp. Jadi para pencari kerja tidak akan ketinggalan informasi pemanggilan wawancara atau tahapan berikutnya," jelas Suryadi.
Melalui integrasi data lowongan, pelatihan vokasi, serta kolaborasi aktif bersama dunia usaha, Pemprov Kepri optimis aplikasi Jemari Kerja dapat memangkas kesenjangan antara dunia industri dan pencari kerja lokal, sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Kepulauan Riau.
