20 Nama Bumbu Dapur dalam Bahasa Jawa

Saya, Susi merupakan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Saat ini saya memiliki minat besar terhadap bahasa, sastra, dan isu-isu sosial budaya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Titin Susilawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bumbu dapur merupakan unsur penting dalam setiap masakan karena berfungsi untuk memberikan cita rasa, aroma, serta warna yang khas pada makanan. Setiap daerah di Indonesia memiliki istilah yang berbeda-beda untuk menyebut bumbu dapur, termasuk dalam bahasa Jawa yang masih digunakan secara luas oleh masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penggunaan istilah bumbu dapur dalam bahasa daerah tidak hanya mencerminkan kekayaan kosakata, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, mengenal nama-nama bumbu dapur dalam bahasa Jawa dapat menambah wawasan tentang keanekaragaman bahasa dan tradisi kuliner Nusantara.
Berikut adalah daftar nama bumbu dapur dalam Bahasa Jawa beserta padanannya dalam Bahasa Indonesia:
1. Bawang putih = bawang putih / bawang puteh
2. Bawang merah = brambang / bawang abang
3. Cabai merah = lombok abang
4. Cabai hijau = lombok ijo
5. Cabai rawit = lombok cilik / lombok setan
6. Lengkuas = laos
7. Kunyit = kunir
8. Jahe = jahe / jae
9. Bawang daun = loncang / daun bawang
10. Serai = sereh / serai
11. Kencur = kencur / cekur
12. Kemiri = kemiri / miri
13. Ketumbar = ketumbar / katumbar
14. Kayu manis = kayu manis
15. Garam = uyah
16. Lada = mrico
17. Gula aren = gula jawa / gula aren
18. Gula putih = gula pasir
19. Gula merah = gula abang / gula jawa
20. Asam = asem / asem jawa
21. Kemangi = kemangi / selasih jawa
22. Santan = santen
