Melantun Tembang Di antara Perihnya Zaman

Mahasiswa Jurnalistik di Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara.
Tulisan dari Susmita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salam Pemuda…
“Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semerdu dari akarnya,
Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia!”
Dari kutipan tersebut mengingatkan kita betapa berpengaruhnya pemuda terhadap kemerdekaan Indonesia, hal tersebut dapat dilihat dengan diadakannya kegiatan Parade Juang.
Parade Juang merupakan salah satu kegiatan ataupun acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga Surabaya, di mana kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan cinta kepada para Pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kedaulatan negara Indonesia. Setelah 2 tahun ditiadakan akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang dimulai pada tahun 2019, akhirnya kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 06 November 2022. Di mana diawali dengan teatrikal peristiwa 10 November yang di buka oleh Eri Cahyadi selaku Walikota Surabaya dan teatrikal ini dilaksanakan di depan monumen Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, dan berakhir di Balai Kota Surabaya. Acara ini terbuka untuk kalangan umum dan dimeriahkan oleh berbagai macam di antaranya, Rode brug Surabaya, reenactordonesia & pecinta sejarah teko Sumatera, Kalimantan, Bali, Malang, Pasuruan, Kediri, Magelang, Yogyakarta, Jakarta & Bandung.
Parade diawali dengan sejumlah pertunjukan yang dipusatkan di jalan pahlawan. pertunjukan itu di antaranya, menampilkan kesenian musik keroncong, pembacaan sumpah pregolan merdeka atau Mati, teatrikal perang 10 November 1945, hingga penghormatan kepada bendera merah putih dengan diiringi lagu Indonesia raya. Di akhir teatrikal perang 10 November di isi oleh Komunitas Surabaya Menari dengan diiringi lagu “Seraut Wajah” yang dibawakan oleh Prita Kartika, lagu ini memiliki arti sebagai sosok seorang pejuang yang berkorban untuk membela tanah airnya. Di mana pada saat lagu itu dilantunkan semua masyarakat terharu dan teringat tentang masa perjuangan pahlawan pada zamannya. Semua komunitas juga sangat bangga dan bersyukur dapat terlibat berperan dalam teatrikal itu, mereka berarti pilihan dan tentunya mereka menampilkan yang terbaik.
Pada zaman sekarang ini banyak pemuda maupun masyarakat yang lupa akan sejarah dan tujuan diadakan acara Parade Juang. Jadi tujuan Parade Juang yaitu untuk mengingatkan kembali pada pengorbanan pahlawan dimasa penjajahan. Di mana pada masa penjajahan, pahlawan kita rela mati demi membela bangsa dan negara Indonesia untuk Merdeka. Lagu seraut wajah ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat para pemuda sekaligus menginspirasinya. Bagi pemuda pemudi Indonesia, lihatlah ke belakang untuk mengingat sejarahnya dan majulah ke depan untuk menjadi generasi selanjutnya yang membanggakan Indonesia.
