Konten dari Pengguna

Hobi Manis Saya dan Ibu Bersama Dessert

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Adisty Syahla Putri Ahmad tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Awalnya, saya hanya tertarik mengenal dunia baking karena sering melihat ibu saya membuat berbagai dessert. Namun, tanpa saya sadari ketertarikan tersebut justru menjadi hobi yang saya sukai hingga saat ini. Ibu saya memang sudah lebih dulu terjun ke dunia baking. Hampir setiap hari saya melihat ibu membuat dessert. Dari kebiasaan melihat ibu membuat dessert, saya akhirnya ikut tertarik untuk mengenal dunia baking.

Dessert pertama yang saya buat adalah Cinnamon roll. Saat itu, saya masih banyak dibantu oleh ibu karena masih belum begitu memahami proses pembuatannya. Sampai saat ini,cinnamon roll masih menjadi salah satu comfort dessert yang sering saya buat. Saya menyukai aroma cinnamon nya saat baru keluar dari oven, serta rasa manis dan asam dari kismis nya yang membuat saya ingin selalu membuatnya lagi. Meskipun terlihat sederhana, membuat cinnamon roll bagi saya selalu mengingatkan pada awal mula saya mulai baking

Saya sendiri memang menyukai makanan manis atau orang biasa disebut sweet tooth. Karena hal itulah saya belajar untuk mencoba berbagai rasa yang saya sukai. Bagi saya, membuat dessert bukan hanya tentang menghasilkan makanan yang enak, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mencoba hal-hal baru dan menuangkan kreativitas yang saya miliki. Saya merasa senang ketika bisa mencoba berbagai rasa baru. Dari situlah, saya mulai menikmati setiap proses pembuatannya.

Pastinya perjalanan saya dalam membuat dessert ini tidak selalu mulus. Beberapa kali saya mengalami kegagalan, seperti rotinya yang bantet padahal sudah difermentasi dengan waktu yang tidak sebentar, rasanya yang tidak sesuai dan bahkan bentuknya yang tidak beraturan. Awalnya saya merasa kecewa, karena membuat dessert itu membutuhkan waktu yang cukup lama di dapur. Terkadang saya merasa sudah merasa mengikuti langkah-langkah yang ada, tetapi nyatanya hasilnya tidak sesuai dengan yang saya

by Adisty Syahla Putri Ahmad

harapkan. Namun, dari kesalahan tersebut saya mulai belajar untuk lebih teliti dalam setiap proses pembuatannya.

Namun, justru kegagalan tersebut yang membuat saya penasaran dan terus mencoba kembali untuk mendapatkan hasil dessert yang sesuai dengan keinginan saya. Dari membuat dessert saya jadi belajar bahwa hal yang bagus tidak selalu terjadi dalam satu kali percobaan. Terkadang kita harus gagal terlebih dahulu sebelum akhirnya mendapatkan hal yang kita inginkan. Setiap kegagalan juga membuat saya lebih memahami apa yang harus diperbaiki pada percobaan berikutnya. Karena itu, saya tidak lagi menganggap kegagalan sebagai suatu hal yang perlu ditakuti, tetapi sebagai bagian dari proses belajar.

Bahkan hobi ini dapat menjadi kesempatan untuk saya berbagi. Selain memberikannya kepada keluarga, saya juga sering memberikan untuk temen-temen saya. Rasa lelah saya seketika menghilang apabila mereka menyukainya. Komentar yang sederhana pun dapat meningkatkan semangat saya untuk terus mencoba berbagai resep. Melihat orang lain bahagia karena sesuatu yang saya buat memberikan kepuasan tersendiri bagi saya. Hal tersebut membuat saya semakin menikmati hobi ini karena hasil yang saya buat bisa dinikmati bersama.

Hobi ini membuat saya dan ibu memiliki sebuah impian yaitu membangun café bakery. Bukan hanya tempat menjual dessert, tetapi sebuah café yang lucu dan nyaman. Semua ini berawal dari hobi yang bisa dibilang sederhana tetapi memiliki mimpi yang besar. Mungkin impian tersebut belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Namun, saya percaya dari setiap roti yang gagal, setiap resep yang saya coba dan setiap roti yang saya bagikan menjadi bagian dari proses mewujudkan impian tersebut.

Semua ini berawal dari ketertarikan sederhana untuk mengenal ke dunia baking dan kini baking menjadi hobi yang membuat saya ingin terus mencoba. Bagi saya, membuat dessert bukan hanya tentang makanan manis. Di balik itu ada cerita ibu, kegagalan yang mengajarkan saya untuk tidak menyerah, kreativitas, dan sebuah impian yang ingin kami wujudkan bersama. Setiap proses yang saya jalani membuat saya semakin menghargai hobi ini. Saya berharap hobi yang awalnya hanya dilakukan karena penasaran ini dapat membawa saya dan ibu menuju impian yang selama ini kami bayangkan.