Konten dari Pengguna

Desa Cenrana Baru: Surga Tersembunyi di Tanah Sulawesi Selatan

Annisa Fauziah Lawi

Annisa Fauziah Lawi

Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Hasanuddin.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Annisa Fauziah Lawi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sulawesi Selatan merupakan salah satu dari lima pulau besar di Indonesia, memiliki 24 kabupaten/kota dengan beragam suku di dalamnya. Dari segi topografi, wilayah Sulawesi Selatan membentang dari dataran rendah ke dataran tinggi. Hal ini memberikan beberapa dampak salah satunya memberikan banyak potensi parawisata di Sulawesi Selatan. Ketika membahas mengenai parawisata dan keindahan alam Sulawesi Selatan, mayoritas masyarakat akan langsung mengarah ke Tana Toraja, Makassar, atau Bulukumba. Faktanya, Sulawesi Selatan memiliki lebih banyak keindahan alam dan budaya yang dapat dilihat, dinikmati, dan dirasakan. Desa Cenrana Baru di Kabupaten Maros sangat perlu diperhitungkan dalam hal ini.

Mayoritas masyarakat mungkin tidak tahu tentang Desa yang terletak di dataran tinggi dengan keindahan alam dan kebudaayaan masyarakat yang masih kental ini. Sebelumnya, saya adalah salah satu dari "mayoritas" masyarakat itu. Kesempatan untuk merasakan kehangatan dan menikmati keindahan desa ini kemudian saya dapatkan selama menjalani masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tahun 2022.

Rute yang kami lewati cukup berkelok dengan pemandangan pepohonan di sepanjang jalan. Lokasi yang cenderung "tersembunyi” di antara pengunungan dan akses yang tidak tertera dengan begitu jelas membuat kami sulit untuk masuk ke dalam desa ini. Tapi di luar sulitnya akses untuk masuk, keindahan budaya dan alam di Desa Cenrana Baru ini tidak dapat dipungkiri. Sawah yang membentang luas diselingi oleh lahan perkebunan dan pemandangan pengunungan membuat saya sebagai "pendatang baru" di desa ini sangat takjub.

Udara yang dingin tidak menjadi sebuah kendala dalam merasakan kehangatan masyarakat di dalamnya. Rasa kekeluargaan yang hangat dan budaya yang masih mengakar kuat di tengah gempuran modernitas menjadi daya tarik tersendiri yang membuat siapapun pengunjung desa merasa nyaman dan hangat. Saat saya dan teman-teman sedang berjalan-jalan menikmati angin pagi, sapaan warga tidak pernah berhenti. Bahkan sekedar mengajak untuk mampir ke rumah mereka dengan suguhan teh hangat sembari bercerita tentang budaya dan berbagi pengalaman terasa sangat hangat dan damai.

Hari ke-17 saya melaksanakan program KKN di desa ini, saya diundang untuk menghadiri acara adat mappadendang yang dilaksanakan di dusun Tanete-- Dusun terujung Desa Cenrana Baru. Saya sangat takjub dengan antusiasme masyarakat di tengah udara malam yang dingin, mereka masih bisa tertawa menyaksikan pertunjukan mappadendang sembari menikmati beras ketan yang dibungkus daun pisang, masyarakat lokal menyebutnya dengan "Lemang".

Tapi, dilain sisi Desa ini tidak tertutup dari perubahan-perubahan yang terjadi di dunia luar. Dua menara penangkap sinyal, fasilitas wifi publik di beberapa titik, memungkinkan masyarakat untuk mengakses internet secara lebih leluasa sehingga masyarakat tidak tertinggal dalam mengakses informasi dari dunia luar. Selama saya melaksanakan program KKN di Desa Cenrana Baru, saya sangat puas dengan ketersediaan jaringan yang sangat memadai dan mendukung saya untuk mengakses internet dengan mudah. Juga, desa ini telah terdaftar dalam SDGs desa yang diprogramkan pemerintah. Hal ini membuktikan kemauan Desa Cenrana Baru untuk lebih maju namun, tidak keluar dari garis kebudayaan mereka.

Sumber: Dokumen Pribadi

Selain keindahan budaya, Desa Cenrana Baru juga kaya akan kekayaan alam yang indah. Sebut saja, "Air Tejun Lacolla" yang terletak di Dusun Malaka-- dusun pusat di Desa Cenrana Baru. Air Terjun dengan tiga titik aliran dikelilingi oleh pepohonan dan bebatuan ini merupakan objek wisata yang cukup populer dikalangan masyarakat lokal. Meskipun jalur yang harus ditempuh cukup sulit, tapi tidak dapat dipungkiri keindahan Air Terjun Lacolla memukau siapapun yang melihatnya.

Sumber: Dokumen Pribadi

Kehangatan masyarakat, keindahan budaya, dan alam yang ada di Desa Cenrana Baru ini membuat penulis memberikan julukan "Surga yang tersembunyi di tanah Sulawesi Selatan". Lokasi yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, membuat siapapun yang datang ke Desa akan merasakan ketenangan dan kehangatan dari segala aspek didalamnya.

Sumber:

Profil Provinsi. (n.d.). Retrieved from Sulawesi Selatan: https://sulselprov.go.id/pages/profil_provinsi