Konten dari Pengguna

Bantuan Sosial Sembako ke Masyarakat Ngunut, Tulungagung

Nanda Daffa Farros

Nanda Daffa Farros

Mahasiswa Akuntansi UMM

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nanda Daffa Farros tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa atau disebut PMM. Kegiatan PMM ini didampingi oleh ibu dosen Sri Wahyuni Latifah, MM.Ak, CA, yang dipilih oleh tim DPPM. Kami kelompok 8 gelombang 14 yang beranggotakan Ismail Aziz Andreanto, Syal Sabillah Ayu Safitri, Dea Ermakurniawati, Fifi Yunitasari dan Fajar Ramadani mempunyai program kerja memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Ngunut, Tulungagung dalam bentuk sembako. Tentunya kami tak luput menerapkan protokol kesehatan ketika melaksanakan program kerja tersebut (2/10/2021).

Dalam rangka membantu perekonomian masyarakat desa Ngunut, sasaran utama bantuan sosial sembako kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini merupakan kegiatan positif yang disambut baik oleh masyarakat Ngunut.

2/10/2021 BANSOS Sembako ke Masyarakat Kurang Mampu di Desa Ngunut, Tulungagung.
zoom-in-whitePerbesar
2/10/2021 BANSOS Sembako ke Masyarakat Kurang Mampu di Desa Ngunut, Tulungagung.

Isi dari sembako dalam bantuan sosial kami utamakan bahan pokok pangan yang memang dibutuhkan masyarakat. Tak hanya sembako, kami juga menyelipkan satu plastik masker guna membantu masyarakat Ngunut dalam mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu sasaran kami mengaku senang mendapat bantuan sosial sembako, beliau merupakan ibu-ibu lansia yang sedang berjualan jajanan tradisional dipinggir jalan. Ketika menerima sembako dari kami, beliau tersenyum dengan hangat. Meskipun sudah lansia, beliau tetap bersemangat untuk bekerja keras sambil mengayuh sepada ontel tuanya. “Terima kasih ya nduk, mugi-mugi sekolahe diparingi lancar lan sehat-sehat” ucap beliau ketika kami memberikan bantuan tersebut.

Harapan kami kelompok 8 untuk program kerja untuk memberikan bantuan sosial ke masyarakat Ngunut, diharapkan masyarakat desa Ngunut yang kurang mampu dan yang terkena dampak pandemi covid-19 merasa terbantu untuk mencukupi kebutuhannya.