Konten dari Pengguna

DPLK Siapkan Dana Pendidikan Anak yang Naik 8% per Tahun

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lonjakan biaya pendidikan di Indonesia kian menjadi tantangan nyata bagi ketahanan finansial keluarga. Berdasarkan data BPS periode 2018–2024, rata-rata pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) biaya pendidikan mencatat kenaikan tertinggi pada jenjang Sekolah Dasar (SD) yang menembus angka +11,3% per tahun. Kenaikan pada jenjang pendidikan lainnya juga relatif tinggi, yakni SMP sebesar +9,6% per tahun, SMA/SMK sebesar +7,7% per tahun, serta Perguruan Tinggi yang tumbuh +3,7% per tahun. Bila dirata-rata untuk semua jenjang pendidikan, biaya kenaikan mencapai 7,9% per tahun. Tren kenaikan biayta pendidikan ini menjadi sinyal peringatan penting bagi para orang tua untuk mulai menghitung dan mempersiapkan estimasi kebutuhan dana sekolah anak sedini mungkin.

Tingginya laju kenaikan biaya pendidikan mempertegas bahwa menabung secara konvensional di rekening tabungan biasa tidak lagi memadai untuk mengimbangi laju inflasi pendidikan. Biaya uang pangkal dan sumbangan gedung yang bertambah secara eksponensial setiap tahun berisiko menggerus daya beli keluarga apabila dana hanya ditempatkan pada instrumen dengan imbal hasil rendah yang terpotong biaya administrasi. Akibatnya, tidak sedikit keluarga yang terpaksa mengambil pinjaman darurat atau mengorbankan pos kebutuhan lain ketika anak hendak memasuki jenjang pendidikan baru.

Menjawab kekhawatiran tersebut, pemanfaatan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) kini semakin dilirik sebagai instrumen strategis untuk mengamankan dana pendidikan anak. Kendati identik dengan persiapan hari tua, fleksibilitas program berbasis iuran pasti pada DPLK memungkinkan orang tua merancang portofolio investasi terarah dengan jangka waktu pencairan yang disesuaikan tepat pada saat anak masuk sekolah atau kuliah. Melalui pengelolaan investasi yang profesional, dana pendidikan yang ditempatkan di DPLK berpeluang menghasilkan pertumbuhan imbal hasil yang optimal untuk melampaui laju inflasi biaya sekolah tahunan.

Kekuatan utama DPLK sebagai wadah dana pendidikan terletak pada fitur autodebet berkala yang melatih kedisiplinan finansial orang tua sejak anak usia dini. Mekanisme penyisihan dana secara rutin ini membuka ruang bagi optimalisasi bunga majemuk (compound return), di mana akumulasi hasil investasi selama rentang 5 hingga 15 tahun ke depan akan berkembang jauh lebih signifikan dibanding sekadar tabungan pasif. Silakan cek melalui aplikasi SimPensiun. Selain itu, pengelolaan dana yang transparan, aman di bawah regulasi ketat OJK, serta dukungan teknologi yang transparan memberikan kepastian tersedianya biaya pendidikan anak untuk masa depan.

Laju kenaikan biaya pendidikan

Kunci keberhasilan memenangkan perlombaan melawan inflasi pendidikan bermuara pada kecepatan dan konsistensi orang tua dalam mengambil keputusan. Mengandalkan sisa gaji tanpa pos perencanaan terproteksi hanya akan memperbesar beban finansial di kemudian hari. Dengan beralih memanfaatkan instrumen investasi terencana seperti DPLK melalui dana pendidikan anak sedini mungkin, orang tua dapat memastikan bahwa lonjakan biaya pendidikan bukan lagi momok menakutkan, melainkan target yang telah siap dimenangkan demi mengantarkan sang buah hati ke gerbang masa depan impian.

Karena itu, persiapan dana pendidikan anak menjadi sangat diperlukan. Sebab tiap tahun biaya pendidikan anak pasti anak. Sekolah negeri saja naik, apalagi sekolah swasta. Bersiaplah untuk dana pendidikan anak! #DanaPendidikanAnak #EdukasiDPLK #DPLKSinarmasAM

Edukasi pada anak sekolah