Gimana Pekerja Milenial 30-an Tahun Optimalkan Target Pensiun?

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ada yang bertanya. Bagaimana strategi investasi untuk masa pensiun bagi pekerja usia 30 tahun? Khusus bagi pekerja di kelompok usia 30 tahunan atau milenial, pastinya masa pensiun masih 25 tahunan lagi. Maka strategi investasi untuk masa pensiun yang paling cocok dialokasikan pada instrumen saham. Selebihnya, bisa ditempatkan pada surat utang atau obligasi dan logam mulia emas. Karena masih muda dan pensiun masih lama, alokasi investasi difokuskan pada keseimbangan antara potensi keuntungan tinggi dengan perlindungan nilai aset jangka panjang. Dengan mengikuti komposisi ini, struktur keuangan masa pensiun dapat dibangun secara lebih terukur sejak dini.
Sebagai bagian dari perencanaan dana pensiun yang ideal, pekerja di usia 30-an tahun orientasinya jangka panjang. Untuk memaksimalkan hasilnya di hari tua, diperlukan alokasi investasi melalui kombinasi pertumbuhan agresif dan perlindungan nilai. Bila perlu, komposisi strategi investasi untuk memaksimalkan masa pensiun sebagai berikut:
1. Dominasi saham hingga 70% untuk pertumbuhan jangka panjang. Alokasi terbesar diberikan pada saham (70%). Pada usia 30 tahun, Anda memiliki cakrawala waktu yang panjang (sekitar 25-30 tahun) sebelum masa pensiun tiba. Investasi saham secara historis menawarkan potensi imbal hasil yang paling tinggi dibandingkan aset lainnya dalam jangka panjang, sehingga sangat efektif untuk melipatgandakan dana pensiun atau aset melalui efek bunga majemuk.
2. Stabilitas melalui obligasi 20%. Obligasi dipilih untuk penyeimbang yang memberikan pendapatan tetap dan mengurangi volatilitas total. Jika pasar saham sedang turun, obligasi cenderung lebih stabil dan membantu menjaga agar nilai portofolio tidak merosot terlalu dalam.
3. Perlindungan nilai dengan emas 10%. Emas berfungsi sebagai "asuransi" atau lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Emas biasanya mempertahankan daya beli dalam jangka panjang, memastikan sebagian dari alokasi pensiun tetap aman meskipun terjadi penurunan nilai mata uang.
Jadi, pekerja 30-an tahun perlu memaksimalkan persiapan pensiun dengan memanfaatkan usia muda untuk mengambil risiko terukur di pasar saham, namun tetap menjaga diversifikasi untuk memitigasi risiko total portofolio melalui obligasi dan emas.
Komposisi 70% saham, 20% obligasi, dan 10% emas tentu saja mengacu pada prinsip perencanaan keuangan umum. Beberapa alasan yang mendasarinya antara lain: 1) peralihan dekade untuk mengevaluasi kembali alokasi aset setiap 5 atau 10 tahun dengan cara mengurangi porsi saham ke obligasi atau instrumen yang lebih stabil, 2) momen mendekati usia pensiun, porsi saham dikurangin untuk melindungi aset yang sudah terkumpul dari volatilitas pasar yang ekstrem, dan 3) aturan "100 dikurangi usia", yang menyarankan porsi saham adalah 100 dikurangi usia Anda. Jadi, pada usia 40, porsi saham mungkin turun menjadi 60%, dan seterusnya.
Dan yang tidak kalah penting, sebagai pekerja muda 30-an tahun harus berani memiliki DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Karena DPLK merupakan “kendaraan” yang paking pas untuk mempersiapkan masa pensiun. Bahkan komposisi saham dan obligasi yang direkomendasikan bisa dilakukan di DPLK. Tentu di era digital sekarang, pilihlah DPLK yang memiliki platform digital. Agar lebih mudah mendaftar secara online dan memungkinkan kita terlibat aktif dalam merencanakan masa pensiun di mana saja dan kapan saja. Untuk bisa mendaftar DPLK secara online, dapat dilakukan melalui platform DPLK digital “SimPensiun” dari DPLK Sinarmas Asset Management (DPLK SAM) yang tersedia di Appstore dan Playstore atau melalui website: https://simpensiun.com/. Akses DPLK yang mudah untuk formal dan informal, karena dengan iuran minimal Rp. 50.000 per bulan sudah bisa memiliki DPLK untuk masa pensiun.
Maka sangat penting bagi pekerja milenial atau 30-an tahun untuk mulai mengatur alokasi investasi untuk masa pensiun, termasuk berani memiliki DPLK. Untuk hari tua yang sehat dan sejahtera. Karena kalau bukan kita, mau siapa lagi yang menyiapkan masa pensiun? #YukSiapkanPensiun #EdukasiDPLK #DPLKSAM
