IPFS 2026 Gelar Pameran Dana Pensiun dan Dukung Kemandirian Energi EV

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 siap menggelar pameran dana pensiun berkelanjutan dan mendukung program pemerintah untuk kemandiran energi melalui sosialisasi Electric Vehicle (kendaraan listrik) yang akan dilangsungkan pada 24-25 September 2026 di Balai Kartini Jakarta.
Bertajuk “Memperkuat Ekosistem Pensiun yang Berkelanjutan: Hidup Sehat, Pensiun Bahagia”, ajang IPFS 2026 menjadi forum strategis yang mempertemukan regulator, pemerintah, pengelola dana pensiun, lembaga jasa keuangan, organisasi internasional, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas arah pengembangan industri dana pensiun Indonesia agar menjadi lebih kuat, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Berbagai event pensiun akan digelar oleh seluruh pelaku program pensiun. Mulai dari Bulan Dana Pensiun sepanjang bulan September 2026, edukasi dan kampanye dana pensiun kepada publik, hingga pameran dan seminar internasional dana pensiun.
Keterlibatan aktif industri Dana Pensiun dalam menyosialisasikan dan mendukung transisi dari mobil BBM ke mobil listrik (EV) merupakan langkah strategis yang sangat visioner. Momentum ini menjadi panggung tepat untuk menunjukkan bahwa Dana Pensiun tidak hanya bertindak sebagai pengelola dana pasca-kerja, melainkan bersikap proaktif dalam mendukung kemandirian energi nasional dan kesejahteraan jangka panjang masyarakat.
Di ajang pameran IPFS 2026, nantinya disosialisasikan perbandingan aspek ekonomi antara kendaraan listrik (EV) dan mobil berbahan bakar minyak (BBM). Teknologi EV menawarkan efisiensi tinggi melalui biaya energi yang lima kali lipat lebih murah dan penghematan perawatan sebesar 50% daripada mobil BBM. Selain keuntungan operasional, pengguna EV mendapatkan keuntungan dari beban pajak tahunan yang sangat ringan serta kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon. Peralihan ke kendaraan listrik bukan sekadar langkah menjaga lingkungan, melainkan sebuah keputusan finansial yang menguntungkan dalam jangka panjang seperti dana pensiun.
Pameran IPFS 2026 juga digunakan untuk menyuarakan pentingnya perlindungan daya beli pensiunan melalui efisiensi TCO (Total Cost of Ownership). Karena itu, dana Pensiun bertindak proaktif dalam mengedukasi masyarakat bahwa beralih ke EV adalah langkah cerdas untuk mengamankan likuiditas masa tua dari ketidakpastian fluktuasi harga BBM di masa depan. Di sisi lain, dana pensiun juga memiliki tanggung jawab moral untuk menyelaraskan investasinya dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) serta program strategis pemerintah dalam mendukung mendukung kemandirian energi.
Sosialisasi mobil listrik di IPFS 2026 nantinya bukan sekadar kampanye lingkungan yang normative, melainkan sinergi strategis yang menguntungkan semua pihak: negara mendapatkan kemandirian energi, industri Dana Pensiun memenuhi mandat investasi ESG, dan para pensiunan mendapatkan proteksi finansial serta kualitas hidup yang lebih sehat di hari tua. Jangan lupa, kunjungi pameran dan seminar IPFS 2026 pada 24-25 September 2026 di Jakarta.
