Konten dari Pengguna

Nabung Rp50 ribu Seminggu, Berapa di Masa Depan?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangan remehkan uang Rp50.000. Di tengah pengeluaran harian yang terus berjalan, nominal tersebut mungkin terasa terlalu kecil untuk mengubah masa depan. Namun, jika disisihkan secara konsisten setiap minggu selama 25 tahun, Rp50.000 dapat berubah menjadi Rp65 juta. Dengan setoran Rp100.000 per minggu, dana yang terkumpul mencapai Rp130 juta, sedangkan Rp150.000 per minggu dapat menjadi Rp195 juta, belum termasuk potensi hasil pengembangan. Bahkan bila mau lebih besar lagi, tinggal tingkatkan besaran uang yang ditabung.

“Yang sering menjadi persoalan bukan semata-mata kemampuan seseorang untuk menabung, tetapi kebiasaan untuk menyisihkan uang secara konsisten. Nominal kecil tidak boleh dianggap tidak berarti, karena dalam jangka panjang akumulasinya bisa menjadi sangat besar,” ujar Syarifudin Yunus, Edukator Dana Pensiun DPLK Sinarmas AM.

Menurutnya, persiapan masa depan idealnya dimulai ketika seseorang masih memiliki penghasilan aktif. Menunggu sampai mendekati usia pensiun justru dapat membuat waktu untuk mengumpulkan dana semakin terbatas. “Kita tidak pernah tahu persis seperti apa kondisi finansial 20 atau 25 tahun mendatang. Karena itu, yang bisa dilakukan hari ini adalah membangun kebiasaan dan menyiapkan dana sedikit demi sedikit,” katanya.

Menabung

Kita tahu, menabung bukan sekadar menyimpan uang, tapi membeli rasa aman untuk masa depan. Kenapa perlu menabung? Karena masa depan tetap membutuhkan biaya dan penghasilan dari bekerja itu tidak selamanya ada. Belum lagi kebutuhan masa depan sering kali lebih besar dari yang kita bayangkan. Inflasi membuat Rp1 juta hari ini tidak memiliki daya beli yang sama 10–20 tahun mendatang. Dan karena menabung akan memberi kita pilihan. Agar tidak bergantung pada anak, keluarga, atau orang lain. Karenanya, menabung adalah cara kita mempersiapkan masa depan. Mulai dari sedikit, mulai dari sekarang dan yang penting konsisten.

Makanya, menabung untuk masa depan tidak harus dimulai dengan angka yang besar. Yang terpenting adalah menentukan nominal yang realistis, dilakukan secara rutin, dan tidak mudah dihentikan. “Rp50.000 per minggu mungkin terlihat kecil hari ini. Tetapi ketika dilakukan selama bertahun-tahun, uang tersebut bisa menjadi bagian penting dari persiapan masa depan. Bukan soal seberapa besar kita mulai, tetapi seberapa konsisten kita menjalaninya,” ujarnya.