Optimalkan Kepesertaan, DPLK SAM Dukung Bulan Dana Pensiun & IPFS 2026

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sebagai upaya meningkatkan tingkat literasi dan iklusi dana pensiun di Indonesia, DPLK Sinarmas Asset Management (DPLK SAM) mendukung penuh penyelenggaraan “Bulan Dana Pensiun” sepanjang September 2026 dan Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 yang akan digelar pada 24-25 September 2026 di Jakarta.
Sebagai DPLK pertama dan pelopor yang berasal dari manajer investasi di Indonesia, DPLK Sinarmas AM memandang kegiatan Bulan Dana Pensiun dan IPFS 2026 dapat memberikan dampak positif bagi industri dana pensiun, khususnya untuk menggarap peserta individual dan pekerja informal melalui digitalisasi dana pensiun. Apalagi saat ini tingkat literasi dana pensiun di Indonesia yang 27,79% hanya diikuti dengan tingkat inklusi 5,37% (SNLIK 2025). Artinya, tingkat pemahaman dan kepesertaan dana pensiun di Indonesia tergolong masih rendah.
“DPLK SAM sangat mendukung Bulan Dana Pensiun dan Indonesia Pension fund Summit 2026 di bulan September nanti. Sebagai insisiasi untuk memperluas kepesertaan DPLK dan meningkatkann aset keloaan, khususnya melalui platform digital seperti SimPensiun yang kami miliki” ujar Stephanus Rudi, Ketua Pengurus DPLK SAM dalam keterangannya hari ini.
Seperti diketahui, saat ini peserta dana pensiun sukarela seperti DPPK/DPLK baru mencapai 3,68% atau sekitar 5,43 juta peserta. Maka wajar saat ini, 9 dari 10 lansia atau pensiunan di Indonesia bergantung secara finansial kepada keluarga atau terpaksa bekerja lagi. Karena itu, DPLK SAM bertekad untuk memanfaatkan momentum Bulan Dana Pensiun dan IPFS 2026 dengan melakukan edukasi DPLK dan mensosialisasikan platform digital DPLK “SimPensiun” untuk memudahkan akses kepesertaan dana pensiun.
Melalui tema “Memperkuat Ekosistem Pensiun yang Berkelanjutan: Hidup Sehat, Pensiun Bahagia”, IPFS 2026 diharapkan menjadi forum strategis yang mempertemukan regulator, pemerintah, pengelola dana pensiun, lembaga jasa keuangan, organisasi internasional, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas arah pengembangan industri dana pensiun Indonesia agar menjadi lebih kuat, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Karenanya, IPFS 2026 memiliki peran strategis untuk memperluas cakupan kesepesertaan dana pensiun di Indonesia (baik program wajib maupun sukarela) dan meningkatkan aset kelolaan program pensiun sebagai pendanaan jangka panjang untuk hari tua masyarakat Indonesia.
Berbekal visi “Menjadi pilar terpercaya dalam mewujudkan kemandirian finansial bagi masyarakat Indonesia di hari tua melalui pengelolaan dana pensiun yang aman dan berbasis teknologi digital”, DPLK Sinarmas Asset Management memegang prinsip 1) mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya perencanaan pensiun sejak dini demi masa depan yang lebih tenang, 2) menyediakan produk dana pensiun yang inklusif dan mudah diakses, sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan generasi masa kini, dan 3) mengintegrasikan teknologi digital untuk menghadirkan layanan dana pensiun yang efisien, transparan, dan terpercaya.
Saat ini DPLK SAM didukung tim profesional yang berdedikasi mendampingi pekerja dan masyarakat Indonesia dalam merencanakan masa depan dengan tenang dan pasti. Sebagai upaya ikut mendukung bulan dana pensiun dan IPFS 2026, DPLK SAM menyediakan produk dan layanan utama terdiri dari: 1) DPLK untuk individu (pekerja formal dan informal), 2) DPLK untuk korporasi berupa PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti) dan DKPK (Dana Kompensasi Pasca Kerja, 3) Pembayaran Manfaat Pensiun Berkala (pensiun bulanan), dan 4) Dana Pendidikan Anak. Mellaui platform digital “SimPensiun”, DPLK SAM memberi kemudahan askse pekerja untuk memiliki DPLK secara online baik melalui aplikasi digital maupun website. (Tersdia di Appstore/Playstore dan website: https://simpensiun.com/).
DPLK SAM berharap Bulan Dana Pensiun dan IPFS 2026 dapat meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya mempersiapkan masa pensiun, di samping mengatasi kesenjangan literasi dan inklusi dana pensiun di Indonesia serta memperkuat akses digital dana pensiun. Agar ke depan, public dan pekerja mampu merencanakan hari tua secara lebih optimal melalui dana pensiun. Untuk kesinambungan penghasilan di masa pensiun! #YukSiapkanPensiun #DanaPensiun #IPFS2026 #DPLKSAM
