Resep Awet Muda, Jaga Hati dan Finansial

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Suatu kali, ada yang bertanya. Gimana caranya bisa awet muda? Jawabnya simpel, tidak ada resep awet muda. Yangg ada Pelajaran tentang Ikhlas dan bersikap legowo. Sebab siapapun, tidak akan pernah bisa menyenangkan banyak orang. Hanya hati yang bisa diajak untuk “menerima apa adanya”, soal apapun.
Coba perhatikan deh. Pernahkah kita bertemu seseorang yang usianya sudah tua tapi terlihat seperti masih muda? Wajahnya tampak segar, senyumnya hangat, dan auranya menenangkan. Bukan karena perawatan mahal atau keberuntungan semata. Ada sesuatu yang terpancar dari dalam dirinya. Lihat dari cara berjalan yang tidak terburu-buru, caranya berbicara tidak lagi meledak-ledak, dan caranya menghadapi masalah terlihat begitu tenang. Seolah hidup telah mengajarinya banyak hal, lalu ia memilih menyimpan pelajaran itu menjadi Pelajaran bahkan kebijaksanaan.
Suatu kali, ada seorang bapak bahkan sudah jadi kakek yang usianya hampir enam puluh tahun. Rambutnya mulai memutih, tetapi wajahnya terlihat jauh lebih muda. Ketika ditanya rahasianya, ia hanya tersenyum. Padahal hidupnya tidak mudah. Ia pernah kehilangan pekerjaan, mengalami kegagalan usaha, bahkan menghadapi berbagai kesulitan keluarga. Namun ia tidak membiarkan luka-luka itu berubah menjadi kemarahan. Ia menerimanya sebagai bagian dari perjalanan hidup yang harus dijalani. Semuanya diterima dengan legowo dan membiarkan orang lain menjadikan topik pembicaraan.
Yang menarik, setiap kali ada masalah di lingkungan sekitar, beliau selalu menjadi orang yang paling tenang. Saat orang lain sibuk menyalahkan keadaan, ia memilih mencari solusi. Saat orang lain tersulut emosi, ia memilih mendengarkan. Dari sikapnya itu, banyak orang merasa nyaman berada di dekatnya. Kehadirannya seperti teduhnya pohon besar di tengah terik matahari, memberi ketenangan bagi siapa saja yang singgah.
Lama-kelamaan kita mulai sadar. Bahwa wajah yang tampak muda sering kali bukan soal usia, melainkan soal beban yang sudah selesai diperdamaikan. Orang-orang seperti ini tidak lagi sibuk membuktikan diri kepada siapa pun. Mereka tidak gemar drama, tidak mudah tersinggung oleh hal-hal kecil, dan tidak menghabiskan energi untuk membenci. Hatinya sudah cukup lapang untuk menerima kenyataan, bahkan ketika kenyataan itu tidak sesuai harapan.
Itulah pelajaran berharga yang bisa kita ambil. Jika ingin terlihat lebih muda, mulailah dengan menenangkan hati. Belajarlah memaafkan, mengikhlaskan, dan menerima hidup apa adanya. Karena pada akhirnya, ketenangan batin akan memancarkan keindahan yang tidak bisa dibeli. Dan sering kali, orang yang tampak paling muda adalah mereka yang telah berdamai dengan banyak hal dalam hidupnya. Mentalnya terbukti kuat. Hidupnya kokoh sekokoh sikapnya, nggak kaleng-kaleng.
Jangan terbuai pada hidup yang sementara. Orang yang terlihat muda utu bukan karena usia, buka pula karena skincare. Tapi karena hatinya sdah selesai dengan banyak hal. Sudah selesai dengan dirinya sendjri, selalu berdama hidup. Sebab semakin legowo dalam hidup, semakin muda aura yang terpancar. Dan ingat, kita tidak usah menyenengkan semua orang. Kita nggak akan bisa kontrol semua orang tapi bisa kendalikan diri sendiri. Pilih tempat yang sehat dan jauhi siapapun yang toxic.
Hiduplah apa adanya dan jangan menyusahkan orang lain, insya Allah awet muda. Perbanyak diam dan ibadah sambil merenung, nggak usah berisik apalagi mengusik hidup orang lain. Sebab hukum tabur – tuai itu nyata. Resep awet muda itu menjaga hati dan mapan secara finansial. Dan pada orang-orang yang terlihat muda adari usia sebenarnya, jangan pernah tanya apa yang sudah Allah ambil dari hidupnya. Karena saat menjelaskannya, pasti air matanya menetes berkali-kali. Paham kan?
