Konten dari Pengguna

Siapkan Dana Pensun Sejak Usia 35 Tahun, Untuk Apa?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu cara untuk mulai mempersipakan pensiun bisa dilakukan pada usia 35-45 tahun. Kenapa begitu? Karena bagi pekerja, di usia 35-45 tahun sudah mulai ada kondisi kemapanan secara ekonomi dan sedang berada di fase usia produktif. Idealnya, pensiun disiapkan sejak mulai bekerja. Tapi pensiun juga terlambat bila disiapkan pada saat usia mendekati 50 tahun. Maka usia yang punya ruang untuk menabung pensiun berada di usia 35-35 tahun.

Sebut saja, memasuki usia produktif menengah antara 35 hingga 45 tahun, persiapan menuju pensiun yang layak pasti memerlukan strategi finansial yang terukur. Kapan dimulai dan berapa target uang pensiunnya? Peneliti dana pensiun, Syarifudin Yunus dari DPLK SAM (September 2026) menyajikan opsi persiapan pensiun bagi seorang pekerja. Di usia 35-35 tahun, setidaknya ada 5 (lima) langkah praktis yang bisa dirancang khusus untuk masa pensiun, yaitu:

1. Memaksimalkan tabungan pensiun dengan konsisten menyisihkan setidaknya 15 hingga 20 persen dari pendapatan bulanan.

2. Pentingnya diversifikasi investasi guna memperkuat ketahanan finansial. Selain mengandalkan dana pensiun pokok seperti BPJS, pekerja disarankan mengalokasikan dana ke instrumen lain seperti saham, reksadana, atau emas.

3. Fokus untuk mengurangi utang konsumtif, agar menghindari penggunaan kartu kredit dan pinjaman berbunga tinggi sebelum memasuki masa pensiun.

4. Mulai mempertimbangkan kepemilikan aset properti. Sebab aset property bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan pasif maupun difungsikan sebagai tempat tinggal di hari tua.

5. Meninjau kemabli dan menyesuaikan rencana finansial agar alokasi investasi – tabungan pensiuan tetap selaras dengan kebutuhan hidup dan biaya jangka panjang setelah tidak bekerja lagi.

Langkah praktis siapkan pensiun di usia produktif

Maka dapat dikatakan, usia pekerja di 35–45 tahun adalah momen penting untuk membangun fondasi keuangan hari tua yang kokoh. Dengan menjaga konsistensi menabung, membebaskan diri dari beban utang bunga tinggi, serta mengelola portofolio investasi secara disiplin, masa pensiun yang mandiri dan sejahtera insya Allah dapat terwujud.

Jadi, jangan tunda lagi untuk mempersiapkan masa pensiun. Karena setiap pekerja pada akhirnya akan pensiun, saat usia pensiun tiba. Maka di usia produktif menengah (35–45 tahun) dibutuhkan komitmen untuk mulai menabung untuk pensiun. Salah satunya melalui DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan), utamanya DPLK yang memiliki akses digital seperti SimPensiun. Agar di hari tua, tidak bergantung secara finansial kepada anak atau keluarga. Tetap mandiri secara finansial sekalipun tidak bekerja lagi. #YukSiapkanPensiun #EdukasiDPLK #LiterasiPensiun