Konten dari Pengguna

Tongkat Ali dan Trip 3 Negara

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah menyusuri Singapura di hari sebelumnya, Trip 3 Negara Abunawas Travel kemarin (13 Agustus 2026) menghabiskan waktu di Malaysia. Perjalanan kali ini terasa seperti rangkaian cerita yang sengaja disusun untuk mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang tujuan. Tapi juga tentang menikmati setiap langkahnya. Dari kesejukan Genting Highlands sambil menikmati kereta gantung, perjalanan membawa kami pada pemandangan yang indah, udara pegunungan yang menyegarkan, dan suasana yang membuat sejenak lupa pada kesibukan. Di sana, kami belajar bahwa terkadang hidup memang perlu dijalani perlahan, menikmati apa yang ada di depan mata tanpa terlalu sibuk memikirkan apa yang belum terjadi.

Ada kisah saat mampir ke toko coklat. Mencicipi kopi tongkat ali, sebuah ramuan pasak bumi (Eurycoma longifolia) yang berasal dari tanaman herbal asal Malaysia yang terkenal karena khasiat akarnya dalam meningkatkan vitalitas, stamina, serta kadar hormon testosteron pada pria. Tongkat Ali bisa jadi suplemen, jamu, atau campuran minuman utnuk meningkatkan vitalitas, menambah energi, menguatkan otot hingga meredakan stres. Dan mencicipi 2 gelas, memang tongkat ali is tne best

Perjalanan kemudian berlanjut ke Batu Caves. Tangga yang panjang, warna-warni yang khas, dan kemegahan patung di sana menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan memiliki tantangannya sendiri. Tidak semua langkah terasa ringan, tetapi ketika kita terus berjalan, selalu ada pemandangan indah yang menanti di atas. Begitu pula kehidupan—jalan yang berliku dan melelahkan bukan berarti salah arah; bisa jadi itulah cara takdir membawa kita menuju sesuatu yang lebih bermakna.

Singgah membeli cokelat dan mencicipi minuman khas "tongkat Ali" menjadi bagian sederhana yang memberi kesan. Belanja menghabiskan ringgit. Ada kebahagiaan dalam memilih oleh-oleh, bercanda, berbagi cerita, dan menikmati hal-hal kecil bersama orang-orang tercinta. Hingga akhirnya perjalanan ditutup dengan melihat megahnya Petronas Twin Towers yang menjulang di langit Kuala Lumpur sambil menyusuri KLCC dan kemegahannya.

Di tengah gemerlap kota, kami kembali menyadari bahwa kehidupan juga seperti perjalanan: ada saatnya mendaki, berhenti, menikmati, berbelanja kenangan, lalu berdiri memandang jauh untuk menyadari betapa banyak hal telah kita lewati. Apalagi hari itu, ada 2 peserta yang berulang tahun: Farah dan Mima yang dirayakan oleh tour leader Abunawas di atas bus sambil bernyanyi bersama. Tak lupa menikmati makanan khas Indonesia di Chow Keat yang melimpah dan berkesan.

Pada akhirnya, perjalanan ini bukan sekadar tentang Genting, Batu Caves, cokelat, atau Petronas Twin Towers. Lebih dari itu, ia menjadi pengingat untuk menikmati takdir kehidupan dengan penuh syukur. Tidak semua hal harus sesuai dengan rencana kita, karena terkadang kejutan terbaik justru datang dari jalan yang tidak pernah kita bayangkan. Selama masih diberi kesempatan untuk berjalan, melihat keindahan, tertawa bersama keluarga, dan menciptakan kenangan, maka setiap hari sesungguhnya adalah hadiah. Nikmati perjalanan hidup ini, sebab kita tidak pernah tahu kapan sebuah perjalanan akan berubah menjadi kenangan yang paling dirindukan?

Dan hari ini, rombongan Trip 3 Negara Abunawas berlanjut ke Thailand sebagai negara terakhir yang dikunjungi. Tentu, akan menambah cerita perjalanan selanjutnya. Selamat menjalani takdir dengan suka cita!