Foto: Berjuang Pulih Lewat Zikir dan Doa

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

"Yaa Allah, Yaa Allah, Yaa Allahul A'zhamu Jalilul Akbar..."

Lantunan amalan Ismul Adzom dan pembinaan keagamaan menjadi bagian dari keseharian pasien di Yayasan Bina Tauhid Darul Miftahudin, Kabupaten Bogor.

Berawal dari sebuah pesantren salafiyah, yayasan tersebut berkembang menjadi tempat rehabilitasi yang merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), penyintas NAPZA, hingga warga telantar sejak tahun 2010.

Setiap penghuni datang dengan kondisi bervariasi, sehingga pasien yang agresif harus ditempatkan di ruang khusus demi keamanan bersama.

Pemulihan dilakukan secara bertahap melalui pendekatan spiritual, seperti salat berjamaah, berzikir, dan mengaji bersama para ustaz.

Sebagian pasien menjadikan yayasan ini sebagai tempat persinggahan sementara, sedangkan sisanya tetap tinggal karena tidak dijemput keluarga atau memilih membantu operasional tempat tersebut.

Di balik seluruh proses perawatan ini, tersimpan harapan agar para penghuni dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Sejumlah pasien dengan gangguan jiwa berada berpose di depan pusat rehabilitasi milik Yayasan Bina Tauhid Darul Miftahudin, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Salma Talita/ANTARA FOTO