Konten dari Pengguna

Penyebaran Produksi Berkah Ekonomi Desa: Edukasi Pengolahan Makanan Lokal

Syifa A

Syifa A

Mahasiswa Angkatan Tahun 2021 di Universitas Diponegoro Semarang dengan Prodi Jurusan Ilmu Hukum.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syifa A tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Oleh Mahasiswa KKN TIM II 2023/2024 Universitas Diponegoro

Dokumentasi Mahasiswa KKN TIM II 2023/2024 Universitas Diponegoro bersama para peserta dalam program kerja "Penyebaran Produksi Berkah Ekonomi Desa: Edukasi Pengolahan Makanan Lokal"
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Mahasiswa KKN TIM II 2023/2024 Universitas Diponegoro bersama para peserta dalam program kerja "Penyebaran Produksi Berkah Ekonomi Desa: Edukasi Pengolahan Makanan Lokal"

Diantara 6 (enam) dusun yang ada di Desa Sewaka, Dusun Cengis menjadi satu-satunya pusat pengolahan makanan lokal camilan khas Desa Sewaka. Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja bertajuk “Penyebaran Produksi Berkah Ekonomi Desa: Edukasi Pengolahan Makanan Lokal” dengan tujuan menyebarkan ilmu dan keterampilan pembuatan gempolan ke dusun-dusun lain di sekitar Desa Sewaka.

Program kerja ini mengundang Bu Lina, seorang produsen makanan lokal yang telah sukses memproduksi "gempolan"—camilan khas Desa Sewaka. Bu Lina, yang telah menekuni pembuatan gempolan selama bertahun-tahun, membagikan pengalamannya kepada peserta yang datang dari berbagai dusun. Dengan semangat yang tinggi, Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) bekerja sama dengan Bu Lina untuk menjelaskan setiap langkah dalam proses pembuatan gempolan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik pengolahan yang membuat rasa gempolan begitu khas dan lezat.

prDokumentasi Mahasiswa KKN TIM II 2023/2024 Universitas Diponegoro bersama para peserta dalam program kerja "Penyebaran Produksi Berkah Ekonomi Desa: Edukasi Pengolahan Makanan Lokal"

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, dengan memperluas produksi gempolan ke dusun-dusun lain. Tidak hanya meningkatkan kesejahteraan para produsen, tetapi juga mengangkat citra makanan lokal yang kaya akan rasa dan tradisi. Dengan semakin banyaknya dusun yang terlibat dalam produksi gempolan, desa ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan kuliner lokal ke wilayah yang lebih luas.

Semoga dengan penyebaran ilmu ini, gempolan tidak hanya menjadi kebanggaan Dusun Cengis, tetapi juga seluruh desa, serta membawa berkah ekonomi bagi banyak keluarga dan menurunkan angka kemiskinan secara tidak langsung. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan dan berbagi pengetahuan, dususn-dusun di Sewaka dapat tumbuh dan berkembang bersama, menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk generasi berikutnya.

Penulis : Mahasiswa TIM II KKN 2023/2024 Universitas Diponegoro di Desa Sewaka

Dosen Pembimbing Lapangan : Brian Pradana, S. T., M. T.