Waspada PCOS: Kebiasaan Scroll, Begadang, dan Skip Makan

Mahasiswa Keperawatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Syifa Adistiani Aulia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PCOS semakin banyak terjadi pada Gen Z yang terbiasa begadang, terlalu lama menggunakan media sosial, dan melewatkan waktu makan. Kebiasaan sehari-hari ini bisa mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan risiko masalah kesehatan reproduksi. Perubahan kecil dalam pola hidup, seperti tidur cukup dan makan teratur, bisa membantu mencegah risiko PCOS di masa depan.
PCOS Gen Z: Risiko Gaya Hidup Modern
Menurut Aulia dan Sari (2022), PCOS adalah sebuah gangguan yang memengaruhi hormon, mengakibatkan masalah pada pelepasan sel telur selama siklus menstruasi, serta menyebabkan peubahan metabolisme energi. Kondisi ini dapat mengakibatkan menstruasi yang tidak teratur, jerawat, peningkatan berat badan, dan juga dapat memengaruhi kemampuan untuk hamil. Di Indonesia, PCOS semakin menjadi perhatian karena sangat berhubungan dengan pola hidup saat ini, terutama bagi kalangan remaja dan dewasa muda.
1. Media Sosial dan Kurangnya Aktivitas Fisik Tingkatkan PCOS
Menghabiskan waktu berlama-lama di media sosial berakibat pada penurunan yang signifikan dalam aktivitas fisik. Sari et al. (2023) mengungkapkan bahwa gaya hidup yang tidak aktif pada kalangan remaja berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas, disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik dan tingginya konsumsi makanan yang tidak sehat.
Lebih lanjut, obesitas menjadi salah satu faktor risiko utama untuk PCOS berkat keterkaitannya dengan resistensi insulin serta gangguan metabolik.
Dalam hal ini, menghabiskan waktu terlalu lama berbaring sambil scrolling tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga memengaruhi keseimbangan hormon.
2. Begadang Memicu Gangguan Hormonal PCOS
Menurut Rahmawati et al. (2021), begadang telah menjadi tren umum di kalangan Gen Z, disebabkan oleh tugas, hiburan, atau ketergantungan pada perangkat elektronik. Namun, kurang tidur dapat mengganggu regulasi hormonal tubuh, termasuk hormon yang berkaitan dengan reproduksi.
Dalam penelitian tentang gaya hidup wanita dengan PCOS, faktor eksternal seperti gaya hidup dan keadaan psikososial, bersama dengan kualitas tidur, memengaruhi kondisi hormonal dan metabolik.
Kurang tidur juga dapat menyebabkan peningkatan stres dan resistensi insulin—dua elemen yang berperan penting dalam perkembangan PCOS.
3. Pola Makan Tidak Teratur Percepat Risiko PCOS
Melewatkan makan, terutama sarapan, adalah kebiasaan umum. Penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur seperti melewatkan sarapan, mengonsumsi makanan tinggi lemak, dan makan berlebihan pada waktu-waktu tertentu dapat meningkatkan obesitas pada remaja.
Di sisi lain, kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik dianggap sebagai faktor risiko yang dapat memicu sindrom metabolik dan PCOS pada remaja putri.
Pola makan yang tidak teratur juga dapat memengaruhi sensitivitas insulin dan keseimbangan hormonal, yang merupakan masalah inti pada PCOS.
4. Pola Makan Sehat Cegah PCOS Gen Z
Penelitian oleh Pratiwi et al. (2019) menunjukkan bahwa pola makan memiliki dampak signifikan pada komposisi lemak tubuh remaja. Ketidakseimbangan asupan nutrisi dapat meningkatkan risiko kelebihan lemak tubuh.
Bagi wanita dengan PCOS, perubahan pola makan—seperti mengadopsi diet indeks glikemik rendah—dapat membantu memperbaiki kondisi klinis dan mengurangi peradangan.
Hal ini menunjukkan bahwa diet bukan hanya faktor risiko tetapi juga memainkan peran penting dalam pencegahan dan pemeliharaan PCOS.
Kesimpulan
Kebiasaan yang sering dijumpai pada Generasi Z, seperti penggunaan berlebihan media sosial, begadang, serta melewatkan waktu makan, bukan sekadar bagian dari gaya hidup modern, melainkan juga faktor risiko signifikan terhadap gangguan hormonal seperti PCOS.
Melalui berbagai riset yang dilakukan di Indonesia, beberapa faktor utama yang berperan adalah:
• Asupan makanan yang tidak sehat
• Rendahnya tingkat aktivitas fisik
• Masalah tidur
• Gaya hidup tidak aktif
Perubahan kecil seperti cukup tidur, menjaga pola makan yang teratur, dan melakukan olahraga secara rutin dapat menjadi langkah krusial dalam meminimalkan risiko PCOS di masa depan.
Saran
Berdasarkan penelitian Putri dan Handayani (2022), agar dapat mengurangi kemungkinan terkena PCOS, remaja dan dewasa muda sebaiknya:
1. Mengelola waktu penggunaan perangkat elektronik
2. Tidur setidaknya 7–8 jam setiap malam
3. Tidak melewatkan waktu makan, khususnya sarapan
4. Berolahraga dengan rutin
5. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang
Memilih gaya hidup sehat bukan hanya sekadar tren, namun merupakan investasi yang berharga untuk kesehatan reproduksi di masa yang akan datang.
