Konten dari Pengguna

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Saat Konsekuensi Leluhur Menimpa Keturunan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syifa Nurafiyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Image by Vegard Henriksen from Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Image by Vegard Henriksen from Pixabay

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tampak seperti film horor eksorsisme dengan teror iblis kuno. Namun premisnya menyentuh pertanyaan yang lebih luas, yaitu apa yang terjadi ketika perbuatan leluhur menimbulkan akibat bagi keturunan dan keluarga. Film garapan Rizal Mantovani ini sudah tayang di bioskop sejak 8 Oktober 2026.

Film ini merupakan lanjutan dari Kuasa Gelap yang dirilis pada 2024, tetapi menurut keterangan pemerannya tetap dapat dinikmati sebagai cerita yang berdiri sendiri. Lukman Sardi kembali sebagai Romo Rendra dan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas. Tulisan ini membahas premis dan tema berdasarkan sinopsis serta keterangan tim film.

Kuasa Gelap dan Pesugihan sebagai Isu yang Akrab.

Pesugihan adalah tema yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Menurut produser, tema ini umum diangkat, tetapi kali ini diceritakan dari sudut pandang iman Katolik. Pendekatan itu memberi warna berbeda pada kisah horor yang sudah akrab.

Executive Producer Andi Budiman menyebut film ini ingin memperlihatkan dampak negatif praktik perjanjian darah bagi kehidupan dan keluarga. Pesan yang disampaikan lebih dekat pada peringatan daripada sekadar tontonan menakutkan. Hal ini sejalan dengan tema film yang menekankan konsekuensi perbuatan.

Mengapa Kuasa Gelap Menekankan Konsekuensi.

Sutradara Rizal Mantovani menyebut Rephaim hadir membawa akibat atas perbuatan leluhur di masa lalu. Karena itu, teror dalam film ini tidak hanya menimpa satu keluarga, tetapi seluruh kota. Skala ancaman tersebut lebih besar dibanding film pertamanya.

Rephaim digambarkan menawarkan berbagai hal kepada manusia lewat perjanjian dengan nyawa sebagai bayaran. Rizal menyebut hal itu sebagai pengingat bahwa setiap perbuatan selalu ada konsekuensinya, termasuk dosa. Gagasan ini membuat horor terasa seperti cermin bagi tanggung jawab moral.

Daniel dan Pergulatan Iman dalam Kuasa Gelap.

Dalam cerita ini, korban kesurupan adalah pemuda bernama Daniel yang diperankan Venly Arauna. Teror dipicu kegagalan ritual kuno di kota terpencil yang melibatkan perjanjian darah dan praktik pesugihan leluhur. Romo Rendra dan Romo Thomas harus menghadapi kasus tersebut dengan ancaman yang lebih besar.

Lukman Sardi menyatakan bahwa film ini mengingatkan betapa besar kuasa Tuhan dalam menyelamatkan manusia dari keraguan. Tema iman dan keraguan itu muncul sebagai konflik batin di balik adegan eksorsisme. Film ini juga memberi ruang bagi perjalanan spiritual Romo Rendra dan Romo Thomas.

Kuasa Gelap dan Upaya Memperbesar Dunia Cerita.

Dibandingkan film pertamanya, Perjanjian Darah mencoba memperluas dunia ceritanya dengan tema pesugihan, konflik iman, dan ancaman yang melibatkan lebih banyak karakter. Film ini diproduksi Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment, dengan skenario Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Syutingnya selesai pada April 2026 di berbagai lokasi, termasuk kawasan pesisir.

Jajaran pemainnya pun beragam, mulai dari Ferry Salim, Feby Febiola, dan Lydia Kandou hingga Sisca Saras dan Kiki Narendra. Feby Febiola disebut kembali berakting setelah jeda panjang dan tersentuh oleh pendekatan film pertamanya. Keterlibatan para aktor ini menunjukkan keseriusan proyek tersebut.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah pada dasarnya bukan hanya film tentang iblis dan eksorsisme. Film ini mengingatkan bahwa keputusan yang diambil hari ini dapat membawa akibat bagi orang lain, bahkan generasi sesudahnya. Teror yang meluas ke seluruh kota menjadi cara untuk menggambarkan besarnya dampak sebuah perjanjian.

Mungkin pesan paling sederhana dari premisnya adalah bahwa jalan pintas yang tampak menguntungkan sering meninggalkan utang bagi orang yang tidak ikut memilihnya. Karena itu, kejujuran dan tanggung jawab layak menjadi pegangan, apa pun keyakinan yang dianut.