El Nino Riwayatmu Kini, Klub Liga Malaysia Siap Memiliki

Berbuat baik dimana saja dan kepada siapa saja. Menulis apa yang harus ditulis dan yang tidak boleh dikatakan
Tulisan dari Syukron Achmad Fadillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Eks striker Liverpool, Chelsea dan AC Milan Fernando Torres dikabarkan telah mendeklarasikan bakal meninggalkan Atletico Madrid akhir musim 2017/2018. Faktor usia yang diiringi dengan penurunan ketajaman dalam mencetak gol mengharuskan Torres menyudahi petualangannya di La Liga bahkan di Eropa.
Torres merupakan salah stau pemain yang bisa dikatakan awet membela sebuah klub. Selama 18 tahun mengarungi sepak bola profesional tercatat dia hanya membela empat klub.
"Saya mengonfirmasi, ini adalah musim terakhir saya di klub," ujar Torres seperti yang dikabarkan Metro.
Akan tetapi, Torres belum memutuskan untuk sepenuhnya gantung sepatu. Meskipun dia tidak menyebutkan akan bermain ke klub mana.
Belakangan tersiar kabar klub asal negeri Jiran Malaysia bakal menampung jasanya. Klub tersbeut adalah Johor Darul Takzim.
Kondisi skuat Johor saat ini memang sedang membutuhkan striker untuk menggantikan Luciano Figueora dan Jorge Pereyra Diaz. Sang pemilik klub Tunku Ismail Sultan Ibrahim beberapa waktu lalu sempat melempar sejumlah nama pemain asing termasuk satu di antaranya Torres.
Rumor tersebut kembali mencuat setelah akun Instagram resmi JDT mengunggah foto Fernando Torres berfoto bersama Tunku Ismail Sultan Ibrahim, Sabtu (25 Maret 2018).
Atletico Madrid adalah tim pertama yang dibelanya. Bahkan Torres berada di Vicente Calderon saat Atletico berada di Segunda Division sejka musim 2000/2001 hingga 2001/2002 sebelum akhirnya promosi di tahun 2002/2003. Di dua musim sebelumnya dari total 40 pertandingan El Nino hanya mmapu mencetak tujuh gol.
Namun, perannya yang vital membuatnya dipercaya mengisi barisan depan Atletico sejak musim 2002 hingga 2007. Total dia mencetak 75 gol selama 174 pertandingan di La Liga. Di usia yang tergolong muda, yakni 23 tahun, Torres diboyong Liverpool pada musim 2007/2008 dengan mahar 20 juta pounds yang saat itu tergolong tinggi.
Sesampainya di Anfield, Torres seperti ingin membuktikan harga yang diberikan sesuai dengan kemampuannya. Singkat cerita selama empat musim di Liverpool dengan torehan 65 gol dan seiring menurunnya penampilan The Reds secara keseluruhan, Torres memilih hijrah ke London bersama Chelsea.
Liverpool tak kuasa menolak tawaran klub milik Abramovich senilai 40 juta pounds. Sempat menjanjikan di awal kompetisi tetapi lambat laun performanya dalam urusan mencetak gol menghilang akibat cedera. Di sisi lain, striker utama The Blues saat itu Didier Droga menjadi pesaing tersulit bagi Torres. Dia hanya berhasil mencetak 20 gol dari 110 pertandingan sepenjang 2011-2014.
The Blues akhirnya meminjamkan Torres selama dua musim ke Italia bersama AC Milan. Masalah cedera dan adaptasi membuatnya kesulitan selama di AC Milan. Torres pun harus bersaing dengan Giampaolo Pazzini, Jeremy Menez dan Firaun Kecil bernama Stephan El Shaarawy. Il Diavolo akhirnya memutus masa peminjaman Torres menjadi enam bulan setelah striker asal Spanyol itu hanya mampu mencetak satu gol dari 10 pertandingan.
Atletico Madrid yang ditinggal dua striker terbaiknya dua musim berturut-turut, yakni Diego Costa (2014/2015) ke Chelsea dan Mario Mandzukic (2015/2016) ke Juventus membuat Torres kebagian jatah bermain di tahun keduanya dia harus mengalahkan Jackson Martinez yang akhirnya pergi meninggalkan La liga menuju Tiongkok bersama Guangzhou Evergrande.
Kembalinya Torres ke rumah sendiri sejak 2014/2015 sempat menjadi suntikan moral bagi skuat Diego Simeone. Namun, kebolehannya mencetak gol tidak seperti dulu dan badai cedera membuat Torres yang di segani di Ateltico kini hanya menjadi pemanas bangku cadangan.
Edisi kedua kali membela Atletico hanya 24 gol yang bisa diberinya dari 100 pertandingan. Hingga akhirnya Torres mengumumkan bakal keluar dari skuat utama Diego Simeone akhir musim ini seiirng kadaluarsa kontraknya.
