Konten dari Pengguna

Ketidakharmonisan Keluarga Perkara Kesetaraan Gender

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Timotius Raphael Calvin W tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesetaraan gender yang terjadi di Indonesia, khususnya di dalam keluarga masih terbilang rendah. Kurangnya kesadaran warga Indonesia atas kesetaraan gender membuat banyaknya ketidakadilan gender yang sangat berdampak bagi kehidupan. Kesetaraan gender di dalam keluarga sangatlah penting untuk menjadi salah satu landasan keharmonisan di dalam keluarga. Namun, di Indonesia masih banyak sekali kasus ketidakadilan gender yang terjadi, khususnya dalam keluarga. Sikap saling menghargai dan saling menghormati adalah upaya dalam menjadikan sebuah keluarga yang harmonis. Nyatanya sikap saling menghargai dan menghormati masih kurang direalisasikan oleh anggota keluarga. Oleh karena itu, kesetaraan gender dalam rumah tangga harus ditingkatkan guna meningkatkan keharmonisan keluarga.

made by: canva.com
zoom-in-whitePerbesar
made by: canva.com

Ketidakharmonisan dalam keluarga sering kita jumpai di sekeliling kita. Ketidakadilan gender antara suami dan istri, anak laki-laki dan perempuan, dan yang lainnya, memungkinkan menjadi penyebab dari ketidakharmonisan di dalam keluarga. Seperti contoh istri yang sudah memiliki pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak, tetapi sering kali usaha yang dilakukan istri tidak dihargai oleh sang suami. Hal ini bisa memicu adanya konflik di dalam rumah tangga yang menyebabkan keluarga menjadi tidak harmonis. Tak lupa anak perempuan yang selalu dituntut untuk melakukan pekerjaan rumah tangga tetapi anak laki-laki yang tidak dituntut untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Hal ini membuktikan ketidakadilan gender dimana hanya perempuan yang memiliki kewajiban melakukan pekerjaan rumah tangga, sedangkan laki laki tidak.

Ketidakadilan gender merupakan pembatasan peran atau perbedaan perlakuan antara perempuan dan laki-laki. Yang menjadi penyebab ketidakadilan gender itu sendiri ialah kurangnya kesadaran manusia akan sikap saling menghargai dan menghormati sesama lawan jenis. Di dalam kasus ketidakadilan gender dalam keluarga tentunya menyebabkan ketidakharmonisan di dalam keluarga yang merusak komunikasi antar anggota keluarga.

Diperlukan pemahaman kesetaraan gender khususnya bagi orang tua untuk mendidik anak supaya nampak keadilan gender di dalam keluarga. Dengan adanya pemahaman kesetaraan gender, masing-masing anggota keluarga jadi lebih menghargai lawan jenis baik dalam lingkup keluarga maupun dalam kehidupan sosial. Meskipun secara teori terbilang mudah, masih banyak orang yang belum sadar akan pentingnya kesetaraan gender di kehidupan ini. Masyarakat masih mengabaikan sikap saling menghargai dan menghormati kepada lawan jenis yang menyebabkan timbulnya konflik yang dapat berujung kekerasan secara verbal maupun non verbal.

Pemahaman dan kesadaran orang akan kesetaraan gender sangatlah penting dalam membina keluarga. Orang tua menjadi peran penting dalam keluarga untuk memberi contoh kepada anaknya untuk menjunjung tinggi kesetaraan gender pada masa yang akan datang. Sedangkan, peran anak sendiri ialah mempelajari dan mengembangkan sikap non-diskriminatif terhadap gender tertentu.

Ketidakadilan gender yang membatasi peran dan perlakuan antara laki-laki dengan perempuan harus ditanggapi dengan serius. Keadilan gender di dalam keluarga perlu ditingkatkan oleh para orang tua agar bisa mendidik dan menjaga keharmonisan di dalam keluarga. Pemahaman kesetaraan gender orang tua yang diberikan kepada anaknya akan berguna dalam menjunjung tinggi kesetaraan gender pada masa yang akan datang. Seharusnya keadilan gender lebih ditingkatkan agar menjauhkan keluarga dari konflik-konflik yang membuat ketidakharmonisan dalam keluarga. Tak hanya itu, saran lain ialah diperlukannya kesadaran atas kesetaraan gender dengan cara menumbuhkan sikap saling menghargai dan saling menghormati manusia kepada sesamanya untuk mengurangi ketidakadilan gender di sekitar kita.

REFERENSI

Antara. (2019, October 15). Pentingnya Kesetaraan gender Untuk Membangun Keluarga Bahagia. Tempo. Retrieved January 17, 2022, from https://gaya.tempo.co/read/1259886/pentingnya-kesetaraan-gender-untuk-membangun-keluarga-bahagia/full&view=ok

Developer, M. (2021, August 27). Kesadaran Kesetaraan gender Dimulai Dari Keluarga. Media Indonesia. Retrieved January 17, 2022, from https://mediaindonesia.com/humaniora/428559/kesadaran-kesetaraan-gender-dimulai-dari-keluarga

MaPPI, A. (2019, September 20). Ketidakadilan Gender & Kekerasan terhadap perempuan vol.II. MaPPI FHUI. Retrieved January 17, 2022, from http://mappifhui.org/2018/11/23/ketidakadilan-gender-kekerasan-terhadap-perempuan-vol-ii/

Putri, I. (n.d.). Kesetaraan gender Diperlukan untuk Keluarga Masa Kini, Kenapa? wolipop. Retrieved January 17, 2022, from https://wolipop.detik.com/love/d-5151753/kesetaraan-gender-diperlukan-untuk-keluarga-masa-kini-kenapa