Konten dari Pengguna

Kader PKK Parak Karakah Diperkuat dengan Posyandu Digital dan Pangan Lokal

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Utami Ariyasra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengabdian Tim Gizi Universitas Andalas Dorong Kader Lebih Mandiri dalam Pemantauan Tumbuh Kembang dan Penyediaan PMT Lokal

Foto bersama setelah melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat antara Prof. Dr. Helmizar, SKM, M.Biomed, Kader PKK Kelurahan Parak Karakah Kubu Dalam dan Tim Pengabmas Gizi FKM UNAND (Dokumentasi Pribadi).
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama setelah melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat antara Prof. Dr. Helmizar, SKM, M.Biomed, Kader PKK Kelurahan Parak Karakah Kubu Dalam dan Tim Pengabmas Gizi FKM UNAND (Dokumentasi Pribadi).

PADANG --- Upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung kesehatan ibu dan anak terus dilakukan melalui kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Prof. Dr. Helmizar, S.KM., M.Biomed. bersama Tim Pengabdian Program Studi S1--S2 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas di Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 21 Juli 2026 diawali kunjungan ke Dinas Kesehatan Kota Padang sebagai bentuk sosialisasi dan rencana kegiatan di Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, dan acara inti pada tanggal 6--7 Agustus 2026, tersebut merupakan program yang didanai oleh Universitas Andalas melalui skema Program Kemitraan Masyarakat dalam skema Pendampingan Sosial dan Penguatan Komunitas (PKM-PSPK) Batch I dengan nomor kontrak 13/UN16.19/PM.03.03/PKM-PSPK/2026.

Dalam pelaksanaannya, tim melibatkan sejumlah dosen dan anggota pengabdian lintas bidang, di antaranya Prof. Dr. Ns. Meri Neherta, S.Kep., M.Biomed. dari Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. Keterlibatan lintas keilmuan tersebut memperkuat pendekatan program yang menggabungkan aspek gizi, kesehatan anak, pemberdayaan kader, serta pemanfaatan teknologi digital.

Program pengabdian ini mengangkat tema "Pemberdayaan Kader PKK Parak Karakah melalui Inovasi Pangan Tepung Komposit serta Sosialisasi Posyandu Digital untuk Pemantauan Tumbuh Kembang Anak." Tema tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan kader dalam melakukan pemantauan kesehatan anak sekaligus mengembangkan pangan lokal sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Lurah Resmikan Kegiatan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan peresmian oleh Lurah Kubu Dalam Parak Karakah, Bapak Andre Wijaya, S.T

Penandatanganan MoU antara Universitas Andalas dengan PKK Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah disaksikan oleh Lurah Kubu Dalam Parak Karakah (Dokumentasi Pribadi).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kelurahan menyambut baik kegiatan yang mempertemukan akademisi dengan kader PKK dan masyarakat. Program ini dinilai memberikan manfaat karena tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan setelah kegiatan selesai.

Momentum pembukaan juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara tim pengabdian dengan kelompok kader PKK. Penandatanganan dilakukan oleh pihak kelurahan dan tim pengabdian serta perwakilan kader, Ibu Ernawati, sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan dan menerapkan hasil kegiatan di lingkungan masyarakat.

Hari pertama kegiatan difokuskan pada pelatihan penggunaan aplikasi Posyandu Digital HelmiGrowth.

Para kader mendapatkan pendampingan secara langsung dalam mengenal dan menggunakan aplikasi untuk mendukung pencatatan serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan dilakukan secara interaktif dengan mengombinasikan penyampaian materi dan praktik menggunakan perangkat telepon pintar.

Prof. Dr. Helmizar, SKM, M.Biomed memberikan penyuluhan dan pembukaan pelatihan penggunaan Aplikasi Helmigrowth pada kader PKK Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah (Dokumentasi Pribadi).

Kader juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan data pertumbuhan anak secara teratur. Dengan dukungan teknologi digital, data yang selama ini dicatat secara manual diharapkan dapat dikelola dengan lebih praktis dan membantu kader dalam melakukan pemantauan secara berkelanjutan. Prof. Dr. Ns. Meri Neherta, S.Kep., M.Biomed. turut memberikan penguatan kepada kader mengenai pentingnya peran mereka dalam pemantauan tumbuh kembang anak di tingkat masyarakat.

Prof. Dr. Ns. Meri Neherta, S.Kep, M.Biomed berkesempatan memberikan penyuluhan terkait pentingnya peran kader dalam pencegahan stunting (Dokumentasi Pribadi).

Kader sebagai bagian penting dari pelayanan Posyandu diharapkan tidak hanya mampu melakukan pengukuran, tetapi juga memahami arti penting data yang diperoleh sehingga dapat membantu mengidentifikasi anak yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Hari Kedua Diisi Praktik Olahan Tepung Komposit

Setelah mendapatkan pelatihan digital, pada hari kedua peserta mengikuti kegiatan yang lebih bersifat praktik, yakni pelatihan pengolahan produk dari tepung komposit. Dua produk yang dipraktikkan dalam kegiatan tersebut adalah Pie Buah Tepung Komposit dan Cupcake Tepung Komposit.

Kegiatan berlangsung secara berkelompok. Para kader mengikuti tahapan pembuatan mulai dari menyiapkan bahan, mencampurkan bahan sesuai formulasi, mengolah adonan, hingga menghasilkan produk siap disajikan.

Antusiasme kader PKK dalam praktik pembuatan produk lokal dari tepung komposit (Dokumentasi Pribadi).

Pelatihan ini dirancang agar kader tidak hanya mengetahui konsep pemanfaatan pangan lokal, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengolahnya menjadi produk yang menarik dan dapat diterima oleh keluarga, khususnya anak-anak. Tepung komposit juga diperkenalkan sebagai salah satu bentuk inovasi pangan yang dapat dikembangkan menjadi alternatif PMT berbasis bahan pangan lokal. Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada aspek pemberian makanan, tetapi juga diarahkan untuk membangun keterampilan kader dalam mengembangkan produk pangan yang bernilai tambah.

Dari Teknologi hingga Pangan Lokal

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Helmizar, S.KM., M.Biomed., mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan dengan pendekatan yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, kader mendapatkan dua keterampilan utama, yakni pemanfaatan teknologi digital untuk pemantauan tumbuh kembang anak dan keterampilan pengolahan pangan lokal bergizi.

Kedua pendekatan tersebut diharapkan dapat saling melengkapi. Data pertumbuhan anak yang lebih baik dapat membantu kader memahami kondisi anak, sementara pengetahuan mengenai pangan bergizi dapat mendukung keluarga dalam menyediakan makanan yang sesuai.

Kader Antusias Mengikuti Pelatihan

Penyerahan Reward dan Sertifikat kepada Kader yang berhasil memodifikasi produk pangan lokal yang diajarkan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas (Dokumentasi Pribadi).

Antusiasme kader terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Peserta tidak hanya mengikuti materi, tetapi juga aktif mencoba aplikasi, berdiskusi, serta terlibat langsung dalam praktik pembuatan produk. Suasana kegiatan semakin semarak ketika para kader bersama tim pengabdian melakukan dokumentasi dan foto bersama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Bagi para kader, pelatihan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam aktivitas Posyandu dan kegiatan PKK di lingkungan Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah.

Diharapkan Berlanjut Setelah Pelatihan

Melalui program PKM-PSPK ini, Universitas Andalas berharap pendampingan kepada kader tidak berhenti setelah kegiatan selama dua hari selesai. Penandatanganan MoU menjadi salah satu langkah untuk memperkuat keberlanjutan kemitraan antara perguruan tinggi dan kelompok masyarakat.