Konten dari Pengguna

Narcissistic Personality Disorder: Percaya Diri? Atau Haus Akan Pujian?

Tania Amanda Sentosa

Tania Amanda Sentosa

Siswa di SMA Citra Berkat

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tania Amanda Sentosa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau Gangguan Kepribadian Narsistik adalah kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan superior yang berlebihan, kebutuhan akan pujian terus-menerus, dan kurangnya empati terhadap orang lain. Orang dengan NPD sering kali tampak sangat percaya diri dan berkarisma, namun di balik itu mereka memiliki harga diri yang rapuh dan sangat bergantung pada validasi eksternal.

Sumber: pixabay.com/Fotorech
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: pixabay.com/Fotorech

Seseorang yang mengalami NPD biasanya menunjukkan beberapa gejalanya, seperti:

  1. Rasa Superioritas yang Berlebihan

Mereka cenderung merasa lebih penting dan lebih baik daripada orang lain, sering kali membesar-besarkan pencapaian atau bakat mereka.

  1. Fantasi Keberhasilan dan Kekuasaan

Individu dengan NPD kerap berfantasi tentang kesuksesan, kekuasaan, kecantikan, atau hubungan ideal yang tidak realistis.

  1. Kebutuhan Akan Pengakuan dan Pujian

Mereka selalu mencari validasi dari orang lain dan bisa merasa tersinggung jika tidak mendapatkan pujian yang diharapkan.

  1. Kurangnya Empati

Kesulitan memahami atau peduli terhadap perasaan orang lain merupakan salah satu tanda utama NPD.

  1. Manipulatif dan Eksploitatif

Demi mencapai keinginan mereka, orang dengan NPD bisa bersikap manipulatif atau memanfaatkan orang lain.

  1. Mudah Iri dan Menganggap Orang Lain Iri

Mereka sering merasa iri terhadap orang lain, atau meyakini bahwa orang lain iri terhadap mereka.

Sumber: pixabay.com/mahbubhasan2550

Perbedaan Antara Percaya Diri dan Narsistik

Banyak orang mungkin keliru menganggap kepercayaan diri yang sehat sebagai tanda narsisme. Namun, ada perbedaan mendasar antara keduanya:

  • Kepercayaan diri berakar pada kesadaran akan kemampuan pribadi yang realistis dan tidak bergantung pada pujian orang lain.

  • Narsisme, di sisi lain, melibatkan ketergantungan berlebihan pada validasi eksternal dan perasaan superior yang tidak realistis.

Nah, warganet sudah tau kan apa itu Narcissistic Personality Disorder, coba lihat apakah kamu memiliki gejala yang sama seperti ciri-ciri diatas? Jika iya berarti kamu mengalami gangguan mental tersebut.

Eits jangan panik karena sudah banyak sekali tips untuk menghilangkan gangguan mental tersebut di Internet. Jadi jangan sampai kelewatan ya, info mengenai gangguan mental atau syndrome lainnya!