Konten dari Pengguna

Kehidupan Kost: Antara Mie Instan dan Cita-Cita

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tanzilurrahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi anak kost lagi makan bareng. dok pribadi
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi anak kost lagi makan bareng. dok pribadi

Bagi banyak mahasiswa, pindah ke kost menjadi simbol awal dari kemandirian. Tak lagi di bawah pengawasan orang tua, anak kost harus belajar waktu, keuangan, bahkan mengelola hidupnya sendiri. Di balik kebebasan itu, kehidupan kost menyimpan banyak cerita: dari mie instan sebagai penyelamat di akhir bulan, hingga perjuangan mengejar cita-cita meski dompet menipis.

Mie instan: Sahabat Setia di Kala Sulit

Tak bisa dipungkiri, mie instan telah menjadi penyelamat nasional mahasiswa. Murah, cepat disajikan, dan cukup untuk mengganjal perut. Tapi di balik kepraktisannya, ada kisah tentang bagaimana anak kost arus pintar mengelola uang bulanan agar bisa bertahan hingga akhir bulan. Banyak yang harus memilih: makan enak atau beli pulsa buat tugas online?

Belajar Mengatur Hidup

Hidup di kost bukan cuman soal makanan. Di sinilah mahasiswa belajar mengatur waktu tanpa ada yang membangunkan, menyuruh belajar, atau mengingatkan sholat. Semua tanggung jawab kini di tangan sendiri. Disiplin menjadi kunci agar tidak larut dalam kebebasan yang semu. Karena kalau tidak hati-hati, scrolling TikTok bisa jadi lebih sering daripada buka buku.

Cita-Cita yang Harus Terus Dikejar

Di balik segala keterbatasan dan tantangan, anak kost punya semangat besar. Banyak yang rela bekerja sambilan, ikut organisasi, bahkan jualan online demi menopang kebutuhan dan pengalaman. Semua dilakukan demi satu tujuan: meraih cita-cita. Sebab mereka tahu, masa depan yang cerah bukan datang dari hidup yang mudah, tapi dari perjuangan yang tak berhenti.

Kesimpulan

Hidup sebagai anak kost adalah ujian sekaligus pelatihan hidup. Di sinilah seseorang belajar dari arti kemandirian, pengorbanan dan tanggung jawab. Dari balik piring mie instan yang sederhana, lahir semangat besar untuk mengejar impian. Karena sejatinya, setiap anak kost sedang menulis kisah hebatnya sendiri-di tengah kamar kecil, listrik pulsa, dan mimpi yang besar.

Referensi

Fitriani, R. (2020). Adaptasi Mahasiswa Baru yang Merantau di Lingkungan Kost. Jurnal Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.