Dampak Playing Victim untuk Kesehatan Mental

Tarisha Alifia Septiyani 11 ipa 2 SMA Cenderawasih 1 jakarta
Tulisan dari Tarisha Alifia Septiyani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Playing Victim adalah suatu sifat yang harus dihindari, pertama harus dari diri kita pribadi terlebih dahulu baru mencontohkan kepada orang lain. Menurut saya pribadi menciptakan sifat seperti ini pada diri sendiri terlebih dahulu lebih baik, selanjutnya baru membiasakan ke orang lain.
Perlu diketahui jika seseorang terbiasa melakukan Playing Victim biasanya cenderung mengganggu kesehatan mental korban mereka. Karena secara tidak langsung orang yang melakukan Playing Victim akan terus berbuat kesalahan dan enggan untuk tanggung jawab dan menyepelekan perbuatannya, karena ia akan merasa bahwa kesahalannya dapat di tanggung orang lain yang tidak bersalah untuk bertanggung jawab.
Semua orang pernah salah namun semua orang yang bersalah harus berani bertanggung jawab atas perbuatannya. Berani berbuat salah maka ia harus berani bertanggung jawab.
Biasanya pelaku Playing Victim adalah orang yang mempunyai rasa egois dalam dirinya. Perbuatan ini jelas salah karena akan mengurangi rasa percaya diri dan tanggung jawab juga merugikan diri sendiri.
Jika pelaku terus-terusan melakukan ini maka akan membuat dirinya akan kehilangan orang sekitarnya. Mereka pasti akan takut jika suatu hari nanti mereka akan menjadi korban dari pelaku Playing Victim.
Pelaku dari Playing Victim biasanya mempunyai trauma dan memiliki mental yang terganggu. Mereka pasti memiliki masa lalu yang kurang baik juga, maka dari itu secara tidak sadar kebanyakan dari mereka akan melakukan kesalahan dan menyalahkan orang lain, sekecil kesalahan itu tetap harus di tanggung jawabkan sekaligus melatih percaya diri. Karena bagaimanapun pasti mereka mempunyai alasan.
Dan untuk orang di luar sana yang menjadi korban dari Playing Victim harus berani menyuarakan suara kalian, bahwa kalian tidak salah dan kalian berhak untuk melawan demi kesehatan mental diri kalian dan juga keadilan kalian. Jangan takut untuk membela keadian kalian sendiri. Pikirkan juga kesehatan mental kalian karena kesehatan mental juga sangat penting. Jaga batasan dengan orang sekitarmu jika mereka memiliki tanda-tanda sebagai pelaku Playing Victim.
Penulis : Tarisha Alifia Septiyani
Siswi SMA Cenderawasih 1 Jakarta,11 Mipa 2
