Anies Baswedan Disarankan Tak Ikuti Jejak Jokowi

Anies Baswedan hampir bisa dipastikan akan menjadi Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2017-2022. Dia diharapkan konsisten mengemban jabatan tersebut sampai masa baktinya habis.
CEO PolMark Research Center yang juga tim pemenangan Anies, Eep Saefulloh Fatah, yakin Anies tidak akan tergoda meninggalkan jabatannya dan maju dalam pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.
"Anies Baswedan baik sebagai klien saya, sebagai bagian kerja tim pemenangan dengan kami, maupun sebagai teman, dalam tiga posisi itu saya yakin bahwa Anies akan memegang apa yang ia katakan bahwa dia akan menuntaskan kepemimpinamya di Jakarta dan menurut saya harus," kata Eep yang ditemui usai acara diskusi Radio Sindotrijaya Network dengan topik "Setelah Pilkada Usai", di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4).
Eep tidak menampik adanya pandangan bahwa siapapun yang memenangkan pilkada DKI Jakarta akan menjadi calon kuat dalam pemilihan Presiden. Sebab, seorang Gubernur DKI Jakarta dinilai mempunyai tingkat popularitas tinggi.

Hal tersebut dicontohkan oleh Presiden Joko Widodo. Sebelum menang dalam pemilihan Presiden, Jokowi merupakan Gubernur DKI Jakarta. "Itulah yang menyebabkan Jokowi tiba-tiba saja populer sebagai calon Presiden," ujar Eep.
