Anies-Sandi Temui Gus Sholah Bahas Pilgub DKI

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Anies Baswedan berdiskusi dengan Gus Solah (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan berdiskusi dengan Gus Solah (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)

Pasangan cagub dan cawagub nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sowan kepada tokoh Nahdlatul Ulama, Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Gus Sholah di Jalan Bangka Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Pertemuan yang digelar tertutup itu hanya berlangsung sekitar 90 menit. Usai pertemuan, Gus Sholah menyebut pertemuan itu merupakan bentuk silaturhmi saja. Ia mengaku sudah lama mengenal Anies dan Sandi.

"Dua kawan ini memang saya sudah kenal lama. Dua orang ini pernah menginap di (Pondok Pesantren) Tebuireng beberapa tahun yang lalu. Ya silaturahim aja," ucap Gus Sholah.

Menurut dia, pada pertemuan itu mereka membicarakan berbagai pengalaman, misalnya, pengalaman dalam putaran pertama Pilgub DKI dan ketika keduanya menginap di Tebuireng.

Kepada keduanya, Gus Sholah memberikan pesan agar tetap menjaga persatuan, baik selama Pilgub masih berlangsung maupun ketika sudah usai.

"Kita tidak ingin bangsa ini terpecah hanya gara-gara ini (Pilgub DKI), saya pikir," ujar dia.

Kendati demikian, anak K.H. Abdul Wahid Hasyim itu tidak menyatakan dukungannya pada paslon nomor urut 3 itu. Sebab menurut dia, soal dukung mendukung dalam sebuah pemilihan tidak perlu disampaikan pada publik.

"Jadi itu kan tidak perlu diucapkan pada publik. Saya pikir itu. Yang penting saya mengenal dua kawan ini sudah cukup lama. Saya pikir orang kan sudah punya pilihan sebagian besar," ujar Gus Sholah.

Anies mengaku bahwa dia dan pasangannya mendapat pesan dari Gus Sholah untuk terus menjaga persatuan. "Kita ingin agar kebersamaan, tadi pesan masalah kebersamaan, persatuan, dijaga. Itu pesan-pesan yang utama. Dan kami Insyaallah jaga amanat itu," kata Anies.

Mantan Mendikbud itu mengaku bahwa ini bukan kali pertama dirinya melakukan pertemuan dengan Gus Sholah. Ia menyebut pertemuan-pertemuan sebelumnya tidak diliput wartawan.

"Kami juga datang ke sini sowan, silaturahmi. Dan ini bukan yang pertama kali," kata Anies.

"Iya, dan bukan yang terakhir," kata Gus Sholah menanggapi.

Anies-Sandi sowan ke kediaman Gus Solah (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies-Sandi sowan ke kediaman Gus Solah (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)

Anies pun mengaku sempat mengenang bagaimana ketika ia menginap di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. "Suasananya lain, betul, karena nginap di pondok kemudian nanti (salat) subuhnya sama-sama. Memang suasananya tentram itu ya kalau di sana," kata dia.

Begitu juga dengan Sandi, yang mengaku malah pernah tidur di tempat yang biasa dipakai oleh K.H. Hasyim Asy'ari, pendiri NU.

"Jadi saya tidur dan dikasih kamar, rupanya itu menurut Gus Sholah kamar yang sering dipakai oleh Kiai Hasyim Asy'ari. Terus secara guyon putra beliau Pak Irvan Wahid bilang 'wah biasanya orang di situ enggak bisa tidur karena auranya keras sekali'. Tapi ternyata saya tidur-tidur saja tuh haha. Nyenyak tidurnya, hampir kelewat subuh, tapi dibangunin sama Gus Sholah, kami salat subuh bareng waktu itu," papar Sandi.

Anies sandi pulang dari kunjungannya ke Gus Solah (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies sandi pulang dari kunjungannya ke Gus Solah (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)