KPK Bantah Targetkan OTT Terhadap Kader Golkar

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)

KPK semakin gencar melakukan Operasi Tangkap Tangan di sejumlah daerah. Sejumlah penangkapan dilakukan terhadap para terduga koruptor hanya dalam waktu yang tidak begitu jauh.

Para kader Partai Golkar tercatat ikut terjaring dalam beberapa kali OTT. Sejak bulan Juni 2017, setidaknya ada 5 kepala daerah yang merupakan kader Golkar tertangkap tangan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak pernah menargetkan seseorang untuk ditangkap. Menurut dia, siapapun yang memang terindikasi melakukan korupsi, pasti akan ditindak.

"Tidak ada target yang pasti. Siapapun dari info yang kami cek dan ternyata ada indikasi transaksi, siapapun itu sepanjang memenuhi ketentuan pasal 12, tentu akan kita proses," kata Febri, kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/9).

Lebih lanjut, Febri menyebut bahwa OTT yang dilakukan KPK merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan tindak korupsi di daerah.

"Jadi ketika provinsi yang terdiri dari sejumlah kabupaten dan kota setelah kami ingatkan, kami bangun sistemnya yang komitmennya tidak sepenuh hati, kami akan proses hukum ini bisa jadi pelajaran bagi kepala daerah yang lain," ujar dia.