Muzani: Kritik Tidak Boleh Digunakan untuk Robek Persatuan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua MPR, Ahmad Muzani, menghadiri Sidang Tahunan DPR/MPR, Jumat (14/8/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Ketua MPR, Ahmad Muzani, menghadiri Sidang Tahunan DPR/MPR, Jumat (14/8/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Ketua MPR Ahmad Muzani mengingatkan kritik tak boleh digunakan untuk merusak persatuan bangsa. Ia mengingatkan, persatuan perlu dirawat.

Hal itu disampaikan Muzani dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

"Persatuan harus dirawat dari hari ke hari melalui keadilan, keteladanan, dialog, dan rasa saling percaya. Karena itu, menjaga persatuan berarti menjaga keadilan," ujar Muzani.

"Kritik tidak boleh digunakan untuk merobek persatuan, sebaliknya persatuan juga tidak boleh digunakan untuk meredam perbedaan pendapat," lanjutnya.

Muzani lalu mengutip falsafah Jawa: Nglurug Tanpo Bolo, Sekti Tanpo Aji-aji, Sugih Tanpo Bondho, Menang Tanpo Ngasorake. Yang artinya: Kemenangan sejati bukanlah kemenangan yang meninggalkan luka pada saudara sebangsa.

"Kemenangan sejati adalah kemenangan yang tetap menjaga persaudaraan, yang tidak menghina, tidak merundung, dan tidak mempermalukan mereka yang berbeda pandangan," ucap politikus Gerindra ini.

"Pesan inilah yang harus kita pegang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," sambung dia.