KKN Universitas Brawijaya: Pelatihan Fotografi, Sebuah Upaya Pelestarian Budaya

Saya sedang menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi universitas Brawijaya. Saya adalah mahasiswi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Psikologi, Angkatan 2022.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tazkia Maharani Syarifa Hakim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiwa Brawijaya Mengadakan Pelatihan Fotografi, Sebuah Upaya Pelestarian Budaya di Desa Tumpakrejo
Pada tanggal 17 Juli 2024, Mahasiswa KKN dari Universitas Brawijaya mengadakan pelatihan fotografi di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pelatihan ini diadakan di SMP PGRI 1 Tumpakrejo, dan dihadiri oleh seluruh siswa dan siswi kelas 7, 8 serta 9 SMP.
Kebudayaan adalah suatu pengetahuan yang mencakup banyak aspek kemampuan manusia dan adat istiadat sosial, sangat penting untuk memastikan pewarisannya kepada generasi mendatang sebagai warisan yang tak ternilai.
Fotografi merupakan salah satu instrumen yang paling efektif dalam upaya pelestarian budaya. Dari satu generasi ke generasi berikutnya, fotografi memiliki kemampuan luar biasa untuk melestarikan, merayakan, dan menyebarkan budaya. Melalui penangkapan detail-detail kecil, fotografi berfungsi sebagai jendela visual yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Kualitas dasar fotografi sebagai alat komunikasi dapat digunakan untuk mengomunikasikan pesan, termasuk pesan budaya yang mendukung inisiatif konservasi. Fotografi memainkan peran penting dalam melestarikan identitas budaya, baik yang nyata maupun yang tidak nyata, dan mewariskannya kepada generasi mendatang dengan mendokumentasikan peristiwa bersejarah, seni tradisional, dan kehidupan sehari-hari. Selain itu, dengan melakukan ini, masyarakat dapat membantu menjaga tradisi budaya tetap hidup dan mencegahnya dari kepunahan.
Ini adalah kesempatan bagi generasi mendatang untuk menghargai keindahan seni rupa, kerajinan, dan arsitektur tradisional yang jika tidak demikian akan hilang karena diabaikan atau terancam. Dengan media sosial yang dapat diakses secara luas di seluruh dunia dalam era globalisasi ini, fotografi juga dapat menjadi salah satu cara terbaik dan paling efisien untuk mempromosikan budaya.
Oleh karena itu, Mahasiswa KKN dari Universitas Brawijaya berinisiatif untuk membantu melestarikan budaya yang terdapat pada Desa Tumapkrejo melalui karya fotografi, dengan adanya program pelatihan diharapkan bahwa skill atau keterampilan mengambil gambar dapat mendokumentasikan keragaman budaya dan pada akhirnya membantu melestarikannya di masa mendatang. Selain membantu pelestarian budaya di Desa Tumpakrejo, ilmu yang didapatkan oleh siswa dan siswi mengenai teknik fotografi akan menjadi bekal yang dapat membantu pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yaitu pemberdayaan masyarakat.
