Konten Media Partner

Bahas Strategi Bisnis, TDA Wajo dan BOD Gelar Kopi Darat

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ngopi Pagi TDA Wajo. Foto: dok
zoom-in-whitePerbesar
Ngopi Pagi TDA Wajo. Foto: dok

WAJO - Pandemi COVID-19 memberi dampak signifikan bagi dunia usaha di Indonesia. Oleh karena itu, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) wilayah Wajo menyelenggarakan kopi darat bertajuk Ngopi Pagi bersama Board of Directors (BOD) TDA Nasional, Faqih Faturrachman.

"Kegiatan ini lebih seperti kita sharing tentang perkembangan bisnis di era pandemi seperti ini. Mulai dari peluang bisnis yang baru apa, sampai tentang perilaku konsumen yang baru bagaimana," ungkap Founder TDA Wajo, Asriadi, usai Ngopi Pagi TDA Wajo, di Garden Coffee Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Senin (01/03/2021).

Total, ada 10 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. "Total kita tadi ada sekitar 10 peserta tadi yang hadir, karena kita termasuk TDA daerah yang baru," jelasnya.

Ngopi Pagi TDA Wajo. Foto: dok

"Kebetulan kita terbentuk, langsung terkena COVID-19, sehingga harus berjuang lagi untuk memperbaiki bisnis masing-masing. Dan sekarang sudah membaik dan teman-teman sudah bersemangat lagi membangun TDA," imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Chaly ini mengatakan, rata-rata pengusaha Food and Beverage (FnB) sangat terdampak pandemi COVID-19.

"Kalau dari teman-teman itu sebenarnya keluhannya kebanyakan dari usaha FnB, karena perubahan jam operasional tentu membuat omzet menurun," bebernya.

Namun, untuk pengusaha di bidang pariwisata dan perhotelan, masih belum mendapatkan solusi dari dampak pembatasan kegiatan masyarakat. "Sementara teman-teman yang ada di bidang pariwisata dan perhotelan yang masih struggle karena mobilitas masyarakat masih terbatas," pungkasnya.