Konten Media Partner

Edukasi Investasi Aman, TDA Jakarta Timur Gelar Intimate Gathering SBR014

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Edukasi Investasi Aman, TDA Jakarta Timur Gelar Intimate Gathering SBR014
zoom-in-whitePerbesar

Jakarta – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Timur bersama Bareksa dan Kementerian Keuangan RI sukses menyelenggarakan acara Intimate Gathering bertajuk “SBR014: Return 6,35% Tanpa Risiko – Bukan Sekadar Alternatif” pada Selasa (5/8/2025) di Nustro – Tebet Skyline, Jakarta Selatan.

Acara ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang investasi dan keuangan, yakni Sigma Kinasih, CTA CFP (Investment Portfolio Analyst) serta Widyo Lestiyono, SE., M.Ak (Fungsional Ahli Muda DJPPR Kemenkeu RI).

SBR014, Investasi Aman dengan Imbal Hasil Menarik

Dalam sesi pembukaan, Sigma Kinasih menegaskan pentingnya memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko individu. Ia menilai Savings Bond Ritel (SBR014) bukan hanya sekadar alternatif, tetapi salah satu instrumen investasi yang menawarkan imbal hasil 6,35% per tahun dengan risiko nyaris nol karena dijamin negara.

“Diversifikasi adalah kunci untuk menjaga stabilitas portofolio. SBR014 lebih aman dibanding deposito atau tabungan karena memberikan imbal hasil lebih tinggi dan pajak yang lebih rendah,” jelasnya.

Peran Pemerintah dan Manfaat bagi Investor

Widyo Lestiyono menambahkan bahwa lewat produk SBR, masyarakat tidak hanya mendapatkan keuntungan finansial, tetapi juga turut mendukung pembiayaan pembangunan nasional. Ia juga menekankan kemudahan mekanisme pembelian secara online serta fasilitas early redemption yang memberi fleksibilitas bagi investor untuk mencairkan dana sebelum jatuh tempo.

“Dengan berinvestasi di SBR014, masyarakat bisa mendapatkan keuntungan sekaligus berkontribusi pada pembangunan negara,” paparnya.

Antusiasme Peserta: Dari Edukasi hingga Networking

Acara ini dihadiri oleh pelaku usaha, investor pemula, hingga anggota komunitas TDA Jakarta Timur. Mereka antusias bertanya seputar strategi memulai investasi, perbandingan SBR dengan instrumen lain, hingga cara mengelola arus kas agar investasi berjalan konsisten.

Pertanyaan detail juga muncul, mulai dari mekanisme warisan obligasi hingga rencana penerbitan obligasi pemerintah di masa depan. Selain mendapatkan wawasan investasi, peserta juga menikmati sesi networking untuk berbagi pengalaman antarpebisnis dan investor.

Rasfiza Markom dari TDA Jaktim menuturkan, banyak peserta merasa termotivasi untuk segera memulai atau menambah portofolio mereka dengan SBR014.

“Dengan terselenggaranya acara ini, kami berharap literasi keuangan masyarakat semakin meningkat. Semakin banyak orang yang mampu mengelola dan mengembangkan keuangan secara cerdas, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.