Konten Media Partner

Kadiv Markom TDA 3.0 Gresik, Bagikan Tips Bisnis Melalui Pesan Visual

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadiv Markom TDA Gresik 3.0 owner Xevi Coffee, CEO Asik Creative, owner Yossmi dimsum dan owner Osose snack yaitu Mohammad Ali Sayfudin. dok
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Markom TDA Gresik 3.0 owner Xevi Coffee, CEO Asik Creative, owner Yossmi dimsum dan owner Osose snack yaitu Mohammad Ali Sayfudin. dok

JAKARTA - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menggelar diskusi di telegram dengan tema Optimalisasi Instagram Wadah Penyampaian Pesan Visual di Era Digital yang dilakukan secara virtual. Gelaran bisnis itu diikuti oleh seluruh member TDA di berbagai daerah. Kegiatan ini, rutin dilakukan setiap satu minggu sekali dengan tema yang berbeda.

Disgram atau diskusi di telegram diisi oleh narasumber muda yang juga menjabat sebagai Kadiv Markom TDA Gresik 3.0 owner Xevi Coffee, CEO Asik Creative, owner Yossmi dimsum dan owner Osose snack yaitu Mohammad Ali Sayfudin. Menurutnya, menggunakan konten instagram untuk sebuah produk bisnis harus sesuai dengan target sasaran dan strategi instagram marketing.

Menurutnya, di era digital sebagian masyarakat membeli suatu produk setelah melihat beberapa konten di sosial media. Salah satunya instagram yang banyak digandrungi masyarakat dari berbagai usia. Ali sapaan akrabnya menyebutkan, instagram menjadi salah satu platform penjualan untuk meningkatkan awareness, menjangkau customer dan melakukan penjualan.

"Jadi, memasarkan produk melalui instagram tidak hanya asal posting tetapi harus bisa membuat konten yang menarik dan relevan bagi target customer. Sehingga customer memiliki rasa ketertarikan dan ingin lebih tau banyak tentang produk yang ditawarkan," ujarnya.

Ali menambahkan bahwa penyampaian suatu produk melalui sosial media dengan penyampaian secara visual sangat penting. Hal ini, lantaran customer dapat melihat dalam beberapa detik untuk berhenti melihat visual yang menarik.

"Penting banget penyampaian produk secara visual melalui sosial media karena karena ketika melihat instagram orang akan melihat dalam beberapa detik untuk berhenti melihat visual dengan berhenti di beberapa detik tersebut bisa menghasilkan omset. Oleh sebab itu penting sekali untuk membuat konten yang menarik," jelasnya.

Sementara itu, Ali juga membagikan tips membuat konten instagram sebagai salah satu platform untuk berbisnis di antaranya mengikuti trend, melakukan give a way, berinteraksi dengan followers melalui fitur pertanyaan, membuat konten yang dapat membangun engagement dan dapat menginspirasi audiens di instagram, membuat konten informatif untuk produk yang ditawarkan, pengambilan foto yang menarik, melakukan testimoni dari customer.

"Jadi, selain strategi di atas yang dapat kita lakukan. Yaitu menjaring relasi dengan teman-teman komunitas wirausaha dan umkm serta sosialisasi digitalisasi di era new normal," paparnya.

Ali mengatakan bahwa instagram merupakan peluang yang sangat besar bagi para pengusaha untuk melakukan pemasaran melalui instagram marketing. Sebab telah banyak produk yang berhasil meningkatkan penjualan dan brand awareness. Oleh sebab itu, Ali mengajak kepada seluruh member TDA memanfaatkan platform media sosial untuk meningkatkan penjualan produk.