Konten Media Partner

Kelas Belajar Faqih Faturrachman Bahas TikTok Marketing di TDA Luwu Raya

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Faqih Faturrachman, Direktur Pelayanan Anggota Pusat 6.0, membawakan materi Optimasi TikTok untuk bisnis.(dok/TDA Luwuk Raya).
zoom-in-whitePerbesar
Faqih Faturrachman, Direktur Pelayanan Anggota Pusat 6.0, membawakan materi Optimasi TikTok untuk bisnis.(dok/TDA Luwuk Raya).

LUWU RAYA - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Luwu Raya Sulawesi, mengadakan Kelas Belajar yang digelar secara rutin setiap bulan sekali.

Kelas belajar diikuti seluruh member TDA Luwu Raya bejumlah 20 orang, dari berbagai macam kalangan pengusaha, dari usia 24 hingga 35, pada Sabtu (27/2/2021).

Kegiatan ini dilakukan denga menerapkan protokol kesehatan secara ketat yang langsung diisi Faqih Faturrachman, Direktur Pelayanan Anggota Pusat 6.0, membawakan materi Optimasi TikTok untuk bisnis.

Dendy AR Haryono Sekretaris TDA Luwu Raya 6.0, yang juga Founder Segelas Kopi mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu wujud pengaplikasian nilai-nilai di TDA, yaitu berbagi tentang ilmu tentang bisnis.

"Kelas belajar ini diikuti member TDA. Sesama enterpreneur kami saling support, saling mendoakan kemajuan ekonomi Indonesia khususnya perekonomian di Luwu Raya," terangnya.

Dia menyebutkan, bahwa berbagai macam pengusaha berkumpul mengikuti kelas belajar. Sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi usaha yang tengah di jalani. Terlebih, materi yang dibawakan sangat menarik untuk kemajuan bisnis dalam pengenalan produk.

Sebanyak 20 anggota TDA Luwuk Raya mengadakan pertemuan sharing bisnis.(dok/TDA Luwuk Raya).

"Ya, kami mengambil materi ini karena saat ini TikTok menjadi salah satu media untuk memperkenalkan produk kita kepada masyarakat. Jadi, disini kami belajar bagaimana cara pengaplikasian produk melalui TikTok," katanya.

TikTok selama ini dikenal sebagai salah satu media hiburan, namun jika aplikasi tersebut diterapkan dalam dunia marketing bisnis memberikan dampak yang sangat positif. Tak hanya itu, jangkauan dalam promosi melalui tiktok juga sangat ampuh untuk promosi produk.

Terlebih, saat ini TikTok sedang banyak digemari masyarakat dari berbagai kalangan. Hal ini menjadi peluang yang besar untuk digunakan sebagai media promosi.

Dendy menambahkan kegiatan ini akan terus dilakukan untuk berbagi dan sharing terkait dengan ilmu bisnis. Tak hanya itu, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan kelas belajar dengan berbagai macam materi bisnis.

"Kelas belajar berbagi dan sharing untuk teman-teman tergabung dalam member TDA Luwu Raya, kami berkomitmen untuk terus berbagi seperti ini secara terus menerus, dengan tujuan agar teman-teman kuat di masa pandemi tetap berjuang untuk perekonomian Indonesia khususnya Luwu Raya," ujarnya.