Konten Media Partner

Kolaboraksi Kegiatan Sosial TDA Bima dan Hipmi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

TDAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para pengurus TDA Bima dan HIPMI saat menyampaikan bantuan.
zoom-in-whitePerbesar
Para pengurus TDA Bima dan HIPMI saat menyampaikan bantuan.

BIMA - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Bima menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Kegiatan penyaluran bantuan dilakukan dengan berkolaborasi bersama Hipmi Bima.

Mengangkut bantuan pada korban kebakaran.
zoom-in-whitePerbesar
Mengangkut bantuan pada korban kebakaran.

Ketua TDA Bima, Edy Gunawan, mengatakan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan 2 komunitas secara kolaborasi sebagai langkah awal kerja sama di bidang sosial. Nantinya, program kerja sama ini tidak hanya dilakukan di bidang sosial, tetapi juga strategi pengembangan bisnis.

Bantuan siap diserahkan pada korban kebakaran.

"Jadi, kami sama-sama bersinergi dalam hal kebaikan untuk menjalankan misi kemanusiaan," ujarnya.

Ipunk, sapaan akrab Edy Gunawan menyebutkan, jika TDA Bima Raya dengan tangan terbuka dan senang hati menerima komunitas atau organisasi lain berkolabaraksi. Sebab, TDA juga memiliki misi membangun Negeri menebar Rahmat.

Posko Bantuan kolaboraksi TDA Bima dan HIPMI Bima.

"Terima kasih kepada teman-teman pelayan TDA yang sangat semangat dan luar biasa dalam membantu menjalankan misi kemanusian ini, dan Terima kasih pula kepada teman-teman HIPMI Bima yang di nakodai oleh sahabat baik saya Pak Bahtiar yang ikut membantu meringankan beban yang cukup berat pada korban Bencana Kebakaran. Semoga ini semua bernilai Ibadah," ungkapnya.

Bantuan diberikan langsung pada korban kebakaran.

Adapun bantuan berupa kompor, perlengkapan dapur, sembako, pakaian baru sumbangan dari Toko Aladin Distro, pakaian layak pakai dan uang tunai. Sedangkan bantuan disalurkan sebanyak 63 rumah panggung dan permanen.

"Jadi, dilaporkan terbakar di Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, terjadi kebaran sekitar pukul 14.20 WITA. Sedangkan untuk dana yang terkumpul bersumber dari teman-teman pengusaha dilakukan open donasi selama 1 minggu," pungkasnya.