Konten Media Partner

Ledy Nopiana dari Usaha Keripik Pisang Banting Setir Bisnis Catering di Mataram

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ledy Nopiana dan suami. (dok/pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Ledy Nopiana dan suami. (dok/pribadi)

MATARAM - Ledy Nopiana pengusaha catering yang berbasis di Lombok Barat, memulai bisnis dengan berjualan cemilan keripik pisang. Brand Saberia di tahun 2016, pemasarannya warung-warung dan supermarket. Namun, bisnis ini hanya berjalan selama kurang lebih 1 tahun. Lalu vakum kemudian beralih dengan berjualan nasi.

Ledy menjelaskan bahwa bisnis catering dimulai ketika sering mengikuti kegiatan Jumat berbagi yang diadakan TDA. Maka mulai 2017, Ledy berjualan nasi bungkus. Hingga sekarang menjadi catering dengan menyediakan nasi kotak.

"Awal bisnis nasi kotak karena sering ikut Jumat berbagi dari TDA. Kemudian memutuskan jualan nasi sampai sekarang menjadi catering penyedia nasi kotak di Mataram Lombok," terangnya.

Memilih bisnis catering menurutnya karena, semua orang membutuhkan makan, namun tidak semua orang bisa memasak dan tidak semua orang memiliki waktu luang untuk memasak. Hal ini, yang menjadikan tekad untuk membuka bisnis catering.

Salah satu produk catering Bale Memasak.(dok/pribadi)

"Banyak orang sangat terbantu dengan jasa catering kami. Kami melayani wilayah Mataram khususnya kantor pemerintahan dan swasta. Selain itu pula kami melayani untuk event-event tertentu di wilayah lombok timur maupun lombok utara,"ujarnya.

Bisnis catering yang dilakukan Ledy banyak mendapati tantangan hingga akhirnya tantangan tersebut menjadi keberhasilan yang dapat dirasakan. Berbagai macam tantangan telah dilewati dengan tekad dan tekun.

"Berawal dari tidak punya produk hingga menemukan produk yang pas tantangan dari dalam maupun dari luar berdatangan sempat lelah dan ingin berhenti, tapi Alhamdulillah sosok suami selalu menjadi penyemangat dalam bisnis ini," terangnya.

Ledy menyebutkan bisnis catering yang dijalani sejak tahun 2017 saat ini tengah dilakukan bersama dengan suami di tahun 2019. Sebelumnya, suami ledy pensiun kerja di kapal pesiar Eropa yang kemudian membuka bisnis travel.

"Beliau pensiun dari kapal pada tahun 2018 merintis usaha travel. Setahun berjalan travel mati. Karena gempa lombok 7.0 SR tahun 2019, mencoba bangkit lagi Alhamdulillah pandemi menyapa, memaksa beliau harus ikut fokus dalam membesarkan catering kami," bebernya.

Catering Bale Memasak.(dok/pribadi)

Sementara itu, Ledy menambahkan bahwa bisnis yang dimulai dari nol saat ini telah berkembang dan melakukan kerja sama dengab pihak ritel modern.

"Berawal dari jualan nasi bungkus 5 ribuan rupiah yang orderannya masuk hanya satu kali seminggu, itu pun hanya di pesan TDA untuk program berbagi. Sampai bisa berkerjasama dengan ritel modern, menjadi satu-satu nya nasi bungkus yang bisa masuk ritel modern, saat itu dengan penjualan ratusan nasi bungkus setiap hari dan total mencapai 5000 bungkus lebih setiap bulannya," terangnya.

Saat ini, produk utama telah di scale up dan fokus dengan nasi kotak yang harganya lebih tinggi namun tetap affordable. Rencananya untuk mengembangkan bisnis, Ledy ingin menjangkau customer lebih dekat. Yakni dengan membuat beberapa outlet untuk berjualan offline maupun online yang melayani customer secara langsung.

Ledy juga menghimbau kepada pembaca yang ingin menjalankan bisnis, agar memulai dengan menguatkan pondasi bisnis untuk menyambut sukses.

"Jadi, kuatkan pondasi bisnismu untuk menyambut suksesmu. Karena hanya bisnis yang dimulai dari akar yang kuat yang bisa bertahan dengan tiupan angin kencang," tandasnya.

Ledy bergabung dengan komunitas TDA tahun 2016. Banyak manfaat yang diperoleh. Diantaranya mindset tentang bisnis dan bertemu dengan para mentor.

"Sangat banyak dari yang ggak bisa apa-apa gak tau mau jual apa, bagaimana jualnya, sampai mindset tentang bisnis, pokoknya saya dulu benar-benar buta tentang bisnis. Tetapi Alhamdulillah ada TDA komunitas pertama dan terlama saya. Hingga sekarang kami jalan bersama membesarkan catering BALE MAMASAK dengan suami yang juga aktif TDA. Sehingga dapat gelar couple preneur oleh teman-teman TDA Mataram," pungkasnya.