Muh Fitriady, Capres TDA 7.0 yang Bakal Bangun Komunitas TDA dari Daerah

GOWA - Berawal dari sekedar ikut kopdar bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) semasa kuliahnya di Jogjakarta tahun 2007 silam, siapa sangka Muh Fitriady yang notabenenya berdomisili di Limbung, Gowa, Sulawesi Selatan ini, justru tertarik dan kian aktif belajar lebih banyak.
Hingga akhirnya, dia secara resmi bergabung dan menjabat sebagai Ketua TDA Makassar periode 2011-2013 serta Ketua TDA Wilayah Sulsel, Sultra & Papua periode 2019-2021.
Kini, owner Sujati Group yang bergerak di bidang peternakan dan pertanian ini, tengah bersiap maju sebagai kandidat Calon Presiden (Capres) TDA 7.0.
"TDA saat ini dikepengurusan 6.0 sangat bagus. Bahkan menjawab tantangan di masa pandemi melalui program-program virtual atau onlinenya," puji Ady, sapaan akrabnya.
Untuk itu, Ady ingin melengkapinya dengan menggenjot sinergitas antar program pusat dan daerah guna meningkatkan kualitas SDM secara merata.
"Memang kan, kondisi di pusat tidak sama dengan di daerah. Selama ini saya lihat ada beberapa daerah yang justru tidak melakukan aktivitas apa-apa. Untuk itu saya ingin mengimbangi antara program pusat dengan daerah. Apalagi setelah pandemi ini, nanti bisa menjadi motivasi teman-teman TDA di daerah yang lain," sambungnya
Visi tersebut juga dalam rangka memantik semangat member TDA untuk menjadi pengusaha yang profesional dan bermanfaat.
"Inilah yang diperlukan saat ini. Bagaimana meramu program di pusat supaya TDA di setiap daerah bisa mengikuti gerak lari TDA pusat. Tentu ini bisa berjalan maksimal dengan didukung program TDA pusat. Sehingga dari ujung A sampai Z member TDA di setiap daerah bisa aktif berkegiatan dan bersinergi," tambahnya.
Dengan tetap mengedepankan ciri khas TDA yang santai namun menginspirasi, Ady berharap, TDA terus berjalan sesuai dengan visi misi yang dibangun sejak awal didirikan. Termasuk dapat mewujudkan cita-cita 10 ribu pengusaha miliarder yang tersebar di 100 TDA daerah kabupaten/kota seluruh Indonesia.
"Tentu dengan program-program yang datang. Mudah-mudahan dengan kepengurusan 7.0 ini TDA makin sinkron (terhubung) antara pusat dan daerah. Betul-betul dari top bottom dan sebaliknya," harapnya.
