Konten Media Partner

Pertama Kali, TDA 7.0 Gelar Mukernas Online: Pengurus Cetak Wirausaha Tangguh

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertama Kali, TDA 7.0 Gelar Mukernas Online: Pengurus Cetak Wirausaha Tangguh
zoom-in-whitePerbesar

BANDUNG - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) pertama kali secara online menggelar Mukernas TDA 7.0 diikuti oleh member seluruh wilayah, Rabu (8/9/2021).

Mukernas secara online tentu mendapatkan banyak dukungan dari ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Andy Sufariyanto dan founder TDA Badroni Yuzirman yang mengikuti secara virtual. Andy mengapresiasi kepengurusan TDA 6.0 yang telah cermat dalam menghadapi pandemi Covid-19 sehingga TDA dapat berkembang.

founder TDA Badroni Yuzirman

"Pandemi seperti sekarang tidak semua yang kita lakukan sama dengan dulu. Perubahan ini sudah direspon dengan presiden TDA 6.0 dengan adanya TDA TV banyak manfaat untuk teman teman secara virtual," ujarnya.

Andy menyebutkan jika nantinya TDA 7.0 harus menyesuaikan lebih maju dan tertib dapat mencetak wirausaha yang tangguh. TDA harus siap dengan era second generasi sehingga dapat dikelola dengan baik dengan tantangan yang berbeda.

"Saya dan teman MWA sesuai dengan tupoksi penyesuaian untuk organisasi, sebelum mukernas ini BOD dan MWA merumuskan draft dengan adanya perubahan mampu menjawab organisasi ini sehingga dapat dihadapi salah satunya badan otonom yang akan mendampingi BOD dan jajaran semata mata untuk mengembangkan member TDA," imbuhnya.

Sementara itu, Roni berharap dengan adanya pemimpin baru di TDA harus lebih baik banyak tantangan yang harus dihadapi. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 namun hal ini bukan menjadi suatu permasalahan.

Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan nilai TDA di setiap bisnis yang dijalani. Roni mencotohkan dan memberikan apresiasi terhadap TDA 6.0 yang mampu mencapai capaian tidak terduga salah satunya TDA TV, berhasil membangun jaringan dengan lembaga lain.

"Saya berpesan kepada teman-teman TDA 7.0 buatlah program tidak perlu banyak yang pentig strategi, signifikan untuk lingkungan yang lebih luas. Saya mendukung mukernas ini meskipun dilakukan secara online semoga tidak mengurangi esensi dari mukernas," pungkasnya.