Presiden TDA Dukung Kebijakan Pembatasan Pemerintah Libur Lebaran

MALANG - Donny Kris Puriyono, Presiden TDA 6.0 memberikan penegasan kepada seluruh member TDA dan para pengusaha nasional untuk menaati peraturan pemerintah terkait dengan larangan mudik dan pembatasan antar kota.
Donny menyebutkan jika saat ini, tahun kedua larangan pemerintah untuk melakukan perayaan lebaran dengan mengumpulkan banyak orang tanpa menjaga jarak. Sebab, menimbulkan adanya penyebaran virus COVID-19 dan munculnya cluster baru.
Pemerintah berupaya memutus penyebaran virus Covid-19, oleh sebab itu beberapa himbauan telah tertuang dalam Surat Edaran. Melihat, kondisi pandemi seperti sekarang pengusaha tentu sudah belajar banyak pembatasan tahun lalu yang dilakukan.
Padahal, perayaan lebaran adalah masa panen bagi sebagian besar industry tanah air. Mulai dari industry fashion, FnB, pariwisata dan lain nya. Namun, sampai saat ini masih dalam masa pandemi dan juga antisipasi datangnya gelombang kedua covid.
"Maka anjuran pemerintah untuk tidak mudik sebaiknya kita patuhi dan bantu mensosialisasikan dan saya kira sekarang teman-teman pengusaha lebih siap dibanding tahun lalu,"ucapnya.
Donny mengibaratkan jika tahun lalu ibarat sawah yang sudah menguning tetapi gagal panen karena pandemi yang datang secara tiba-tiba sehingga membuat semua orang kaget. Sedangkan, tahun ini sawah mungkin sudah menguning tetapi kita sudah siap dengan hal terburuk.
"Sehingga tidak terjadi kerugian besar seperti tahun lalu karena banyaknya deadstok di beberapa industry yang tidak bisa terserap market lebaran,"ujarnya.
Selain itu, dia menyebutkan tahun ini masih terasa berat bagi pengusaha, sebab pemerintah mensyaratkan wajib pemberian THR secara penuh kepada para karyawan.
"Padahal jika omset belum balik, bahkan makin jatuh di masa lebaran tahun, kita puasa dulu dalam masa pembatasan tanggal 6-16 Mei perbanyak doa dan ibadah. Semoga negara kita tidak mengalami lonjakan seperti yang dialami India, Amerika, Brazil dan beberapa negara lainnya. Kita berharap dan berdoa dengan THR yang cair plus THR dan gaji ke 13 ASN yang katanya dibagikan segera, bisa sedikit memutar roda perekonomian kita kembali,"harapnya.
Dengan demikian, setelah dilakukan pembatasan tanggal 16 nantinya roda ekonomi bisa bergerak lebih cepat. Sehingga ekonomi lekas pulih kembali.
