Ratusan Orang Antusiasme Ikuti Seminar Success Story TDA Jakarta Barat
Mengundang Mrs Sherly Fam Podomoro University

JAKARTA BARAT -- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Jakarta Barat bersama Podomoro Univesity, sukses menggelar seminar bisnis success story dengan mengundang pembicara utama Mrs Sherly Fam, owner Wilmond Indonesia dan Jonathan Gultom S.E, ST, M.Bus.Fin sebagai dosen praktisi kewirausahaan.
Seminar yang diadakan pada 24 September 2022 di auditorium Podomoro University menarik banyak peminat. Hingga ratusan orang hadir dan belajar dari para pembicara.
Ketua TDA Jakarta Barat Mr Leo Lamin mengatakan, kegiatan pertama kali dilakukan secara online setelah pandemi COVID-19. Ternyata, kegiatan ini menarik animo masyarakat dan antusiasme sangat tinggi.
"Acara ini pertama kali dilaksanakan secara offline setelah bertahun-tahun tidak bisa dilaksanakan karena pandemi dan ternyata antusias masyarakat sangat tinggi, terbukti dari komentar-komentar peserta yang merasa puas dan ingin acara seperti ini diadakan secara rutin," terangnya.
Dia menyebutkan banyak ilmu yang didapat peserta. Di antaranya dari Jonathan Gultom, melalui narasumber tersebut audience dapat belajar mengenal lebih jauh bisnis berbasis costumer value.
"Jadi pendekatan bisnisnya dari hilir ke hulu, bicara dari hati ke hati dengan pelanggan agar tahu kebutuhan dan keinginannya seperti apa," ujarnya.
Tak hanya itu, peserta juga banyak belajar dari Mrs Sherly Fam yang bercerita memulai bisnis pada usia 45 tahun dengan latar belakang ibu rumah tangga murni. Saat ini, bisnisnya berkembang dan menyuplai hampir semua horeka (hotel, restoran dan kafe) di tanah air.
Leo menyebutkan Mrs Sherly bercerita awalnya sering ditolak dan diremehkan, namun tetap maju hingga titik balik bisnisnya menjadi berkembang pesat dan bisa meraih payback period balik modal dalam waktu yang relatif singkat. Banyak yang menyangka awalnya merek wilmond ini adalah merek luar negeri, ternyata brand dari indonesia.
"Pengelolaan bisnisnya sangat bagus dan efisien, dimana Mrs Sherly Fam menerapkan zero stock alias semua produk yang digudang itu sudah ada pembelinya dan karena kualitasnya dijamin, juga tidak ada retur, sehingga tak ada barang busuk," terangnya.
Tak hanya itu, Mrs Sherly Fam juga bercerita awal berkembang bisnisnya, padahal tak ada team sales. Sehingga promosi dilakukan hanya dari pameran ke pameran lainnya.
" Dari sana didapat pembeli yang cocok dengan target marketnya dan terus berkembang hingga saat ini. Mrs Sherly pun menekankan agar jangan takut memulai usaha,"ungkapnya.
Sebagai informasi kegiatan dihadiri 200 orang dilengkapi dengan sesi KMB (Kelompok Mentoring Bisnis) para peserta dapat melakukan mentoring bisnis dalam group kecil didampingi oleh mentor yang berpengalaman. Nantinya, acara ini akan diadakan rutin 3-4 bulan sekali.
"Kami sengaja mengundang pembicara-pembicara yang usahanya sudah kelas korporasi agar member2 TDA pola pikir bisnisnya bisa meningkat naik jadi lebih besar dan tidak terjebak terus di zona UMKM. Selain seminar, juga akan diadakan workshop rutin yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha member TDA,"imbuhnya.
Rencananya akan diadakan workshop internet marketing, gratis untuk member TDA. Sehingga banyak orang mendapatkan berkah dari kegiatan yang dilakukan oleh TDA.
Ada yang tertarik untuk belajar, bisa hubungi pengurus TDA Jakarta Barat melalui akun media sosial instagram @tdajakbar atau langsung hubungi pengurus di WA +6281293493482.
