Konten Media Partner

Roesita Tanti Effendi Anggota MWA Sebut 15 Kandidat Capres Mengerucut Jadi 6

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Roesita Tanti Effendi anggota Majlis Wali Amanah (MWA) 4.0
zoom-in-whitePerbesar
Roesita Tanti Effendi anggota Majlis Wali Amanah (MWA) 4.0

JAKARTA - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) akan melakukan pergantian Presiden TDA periode 2021-2023 yang saat ini tengah gencar melakukan seleksi kandidat yang ada.

Roesita Tanti Effendi anggota Majlis Wali Amanah (MWA) 4.0 mengatakan, proses pemilihan presiden TDA merupakan hak prerogratif dari MWA yang mana jumlah anggota terdiri dari 11 orang.

"Jadi, proses pemilihan agenda di MWA dimulai tanggal 20 februari yang diawali dengan diskusi di internal MWA untuk menentukan kriteria presiden TDA," terangnya.

Dia menyebutkan jika, sebelum ke tahap tersebut BOD 6.0 dengan Presiden Sam Dk mengadakan polling untuk semua member TDA. Ternyata, dari usulan member munculah 15 kandidat dengan hasil polling tertinggi yang akan menjadi capres TDA 7.0.

"Semua member mengusulkan dari usulam teman-teman TDA munculah 15 nama member yang diusulkan inilah yang membantu kami di MWA," ujarnya.

Roesita Tanti Effendi menyebut, dari 15 semakin mengerucut, akhirnya MWA mengadakan seleksi dan memutuskan 6 nama yang muncul sebagai calon.

Selanjutnya, dari 15 semakin mengerucut, akhirnya MWA mengadakan seleksi dan memutuskan 6 nama yang muncul sebagai calon. Adapun kriteria menjadi presiden TDA, diantaranya calon presiden telah menjadi anggota lebih dari 5 tahun, pernah menjadi pengurus.

"Untuk 6 nama yang muncul kami telah melakukan seleksi dari anggota TDA di MWA yang dianggap terbaik. Mininal persyaratanya seperti di atas untuk menjadi pengurus aktif itu baik di level daerah, wilayah maupun pusat," bebernya.

Kak Ros menyebut, sampai saat ini di internal Capres TDA 7.0 telah mengerucut ke 2 orang.(dok/pribadi).

Kak Ros sapaan akrab di TDA menambahkan, jika 9 dari kandidat capres juga akan dilibatkan dalam musyawaraha untuk menyampaikan pendapat.

"Jadi yang 9 kami minta untuk menyampaikan pendapat urun rembug untuk kebaikan TDA kedepan. Kalau untuk dijadikan pengurus apa tidak nantinya itu sepenuhnya wewenang dari presiden 7.0 yang nanti menjabat," terangnya.

Dia mengatakan bahwa sampai saat ini di internal calon telah mengerucut ke 2 orang. "Ini yang mengerucut 2 orang, kami menganggap mereka anggota lama di TDA, keterlibatan di setiap periode TDA, dari keseharian, keaktifan dan yang paling penting TDA banget," ujarnya.

Dia berharap untuk capres TDA 7.0, sama orangnya dengan presiden TDA 6.0. Sedangkan masa jabatan presiden TDA selama 2 tahun.